Sukses

BERITA TERKINIPARA MENTERI JOKOWI-MA'RUF DI KABINET INDONESIA MAJU

Musim Hujan, Warga Cianjur Minta Kepastian Relokasi

Liputan6.com, Cianjur - Ratusan kepala keluarga (KK) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Cianjur, Jawa Barat, berharap mendapat kepastian relokasi dari Pemkab Cianjur.

"Pasalnya selama ini setiap masuk musim penghujan, warga harus mengungsi karena sungai yang membentang di wilayah tersebut meluap hingga menggenangi perkampungan," kata tokoh warga, Lili Rusmana (33) seperti dikutip dari Antara, Senin (3/12/2018).

Dia mengatakan, sejak dua tahun terakhir, Pemkab Cianjur sudah merencanakan relokasi untuk warga. Namun hingga kini ini belum ada kejelasan.

"Rencananya dipindahkan ke kawasan perkebunan, tetapi informasi terakhir, belum ada persetujuan, sehingga belum ada relokasi, harapan kami mendapat kejelasan," katanya.

Ia menyatakan, warga selalu resah ketika musim penghujan tiba karena perkampungan diterjang banjir dari luapan Sungai Cisokan dan Muara Cikadu.

"Setiap tahunnya ketinggian air yang merendam perkampungan terus meningkat dengan ketinggian mencapai dada orang dewasa atau sekitar 1 meter lebih," katanya.

Setiap musim hujan, warga terpaksa mengungsi ke tempat yang dinilai aman dari jangkauan banjir. Bahkan tidak jarang menumpang ke kampung tetangga yang tidak terkena banjir.

 

2 dari 2 halaman

Pernah Telan Korban Jiwa

"Kalau hujan deras turun dengan intensitas lama, warga sudah siap memindahkan barang dan segera mengungsi, satu bulan ini sudah beberapa kali warga mengungsi," katanya.

Pihaknya mencatat selama musim hujan kali ini, warga lebih menyelamatkan nyawa untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti pada 2017 yang menelan korban jiwa.

"Harapan kami segera mendapat kepastian terkait relokasi karena sudah resah kalau terus tinggal di bantaran sungai yang setiap tahun menjadi langanan banjir," kata dia.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Fortuner Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Cianjur, Seorang PNS Luka
Artikel Selanjutnya
Revitalisasi Lapas, Ditjen Pas Sulap Penjara Jadi Pesantren