Sukses

BNNP DKI: Pengguna Narkoba di Jakarta 600 Ribu Orang

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, Brigjen Johny Latupeirissa, mengungkapkan data mengejutkan soal penggunaan narkoba di Ibu Kota.

Berasarkan data, kata Johny, pengguna narkoba di Jakarta mencapai 600 ribu orang.

"Di Jakarta hasil survei dari lembaga peneliti, ada 300-600 ribu orang pengguna, itu bisa dari penduduk Jakarta dan pendatang ke DKI," ujar Brigjen Johny dalam diskusi Pencegahan Narkoba di kantor BNNP DKI, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Selain itu, tempat paling potensial menjadi lokasi peredaran narkoba di Jakarta adalah tempat hiburan malam (THM).

Menurut Johny, ada tiga kategori tempat hiburan malam. Pertama, THM yang murni bisnis, kedua THM bisnis dengan memanfaatkan narkoba, dan ketiga, THM yang berbisnis dengan memanfaatkan narkoba.

"Tempat hiburan malam yang jenis ketiga ini seperti yang memproduksi narkoba jenis cair itu," ucap dia.

Johny berharap, nantinya tempat hiburan malam di Jakarta bisa bersih dari narkoba dan pegiat usaha tempat hiburan malam bisa mendukung Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

 

1 dari 2 halaman

Penangkapan Narkoba 1 Ton

Sebelumnya gabungan tim dari BNN, Polri, Bea Cukai, dan TNI AL berhasil menangkap kapal berbendera Taiwan Sunrise Glory, yang menyelundupkan narkoba jenis sabu 1 ton ke Indonesia melalui jalur Batam.

Penangkapan ini membuktikan sinergitas pemberantasan narkoba tak hanya terjadi antara sesama penegak hukum, tapi juga TNI AL sebagai penjaga kedaulatan Indonesia.

Artikel Selanjutnya
Konsumsi Narkoba, Riza Shahab Ditangkap Polisi
Artikel Selanjutnya
Sandiaga: Tak Pakai Peringatan, Sense Karaoke Langsung Ditutup