Sukses

BTN Optimis Biayai 100 Ribu Rumah

Liputan6.com, Jakarta: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) masih optimis mampu membiayai 100.000 unit rumah menggunakan dana Fasiliditas Likuiditas Pembiayaan Rumah (FLLPP) pada 2011.

"Harga Rp 80 juta yang ditetapkan pemerintah untuk rumah yang dibiayai FLPP masih dapat kami penuhi," kata Direktur Utama BTN, Iqbal Latanro di Jakarta, Sabtu (2/4), saat menyampaikan kinerja perusahaan 2011.

Dia mengatakan, penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) menggunakan pola FLPP pada tahun 2010 memang rendah yakni hanya 10.772 unit.

Hal itu disebabkan, peraturan mengenai FLPP terbit pada Oktober. Demikian halnya dengan penyaluran FLPP pada triwulan pertama tahun 2011 yang hanya sejumlah 10.257 unit.

"Kalau 2011, rendahnya penyaluran KPR dengan pola FLPP karena terganjal soal aturan BPHTB. Tetapi sekarang masalahnya sudah selesai dan penyalurannya sudah berjalan seperti sebelumnya," kata Iqbal.

Menyinggung soal kasus pembobolan dana nasabah yang dilakukan orang dalam, menurut Iqbal Latanro, semua itu merupakan pelajaran bagi BTN untuk lebih serius mewaspadai, supaya kasus yang terjadi pada beberapa bank tidak terjadi di bank ini.

Ada pun langkah yang dilakukan untuk menekan seminimal mungkin supaya kasus tersebut tidak terjadi, lanjut Iqbal adalah dengan memperketat prosedur standar operasional, mengenali pola atasan dan bawahan serta melakukan rekruitmen lebih baik.

Kendati demikian, Iqbal tetap mengakui sejauh sistem sudah baik, tetapi jika niat jahat tetap ada bukan tidak mungkin hal itu bisa tetap terjadi. Karena orang dalam adalah pelaksana dari sistem itu.(Ant/MEL)