Sukses

MUI Sesalkan Penyerangan Pondok Pesantren

Liputan6.com, Jakarta: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyesalkan tindak kekerasan atas penyerangan Yayasan Pondok Pesantren Islam (YAPI) di Pasuruan, Jawa Timur. "Jangan ada kekerasan, perbedaan harus dipecahkan melalui dialog, bukan dengan saling serang. Apalagi perbedaan di antara sesama Muslim," katanya di Jakarta, Selasa (15/2).

Ma'aruf menegaskan, Islam tidak mentolerir segala bentuk kekerasan yang mengatasnamakan perbedaan dalam Islam. Karena perbedaan dalam Islam sesungguhnya merupakan rahmat. "Segala pelanggaran ini harus diproses secara hukum," ujarnya.

Insiden penyerangan di pondok pesantren yang berlokasi di pinggir Jalan Raya Bangil-Pandaan, Kabupaten Pasuruan, mengakibatkan empat santri mengalami luka serius pada bagian kepala. Korban lainnya yang sama-sama mengalami luka serius pada bagian kepala adalah dua penjaga Ponpes YAPI.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Badrodin Haiti menyatakan, tiga pelaku penyerangan santri YAPI sudah ditangkap [baca: Tiga Penyerang Pesantren Yapi Ditangkap].(ANT/YUS)



* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS