Sukses

Pimpinan Brayat Agung Dijemput Paksa

Liputan6.com, Situbondo: Pimpinan aliran Brayat Agung Mojopait, Agung alias Pangeran Agung akhirnya dijemput paksa anggota Polres Situbondo, Jawa Timur di rumahnya, Selasa (19/1) malam. Polisi juga mengamankan para pengikutnya untuk dimintai keterangan.

Dengan berpakaian adat Jawa, Agung ditangkap di rumahnya di Desa Sekarputih, Bondowoso. Agung ternyata memilik banyak nama, antara lain Agung Sucahyo Apiliawan, alias Prabu Wardaya Piningit, alias Sukmo Sejati, alias Pangeran Samber Nyowo.

Selama menjalani pemeriksaan, Agung tampak tenang menjawab pertanyaan polisi. Ia juga mengisahkan seputar keyakinannya tentang keagamaan.

Polisi menduga Agung mengalami depresi atau gangguan kejiwaan, karena selama pemeriksaan Agung tidak bisa menjelaskan secara jelas darimana ilmu dan gurunya berada. Ia hanya menjelaskan jika ilmunya itu didapat dari alam batin.

Namun sejauh ini, baik pimpinan maupun pengikut aliran Brayat Agung Mojopait tidak ditetapkan menjadi tersangka. Polisi masih akan membawa Agung ke psikiater untuk memeriksa kejiwaannya. Sang pangeran dan pengikutnya diperkenankan pulang dan hanya dikenai wajib lapor saja.

Brayat Agung Mojopait dianggap aliran sesat oleh warga Situbondo sebab aliran ini melarang pengikutnya membaca Alquran maupun melaksanakan salat lima waktu [baca: Aliran Sesat Muncul di Situbondo].(TES/MLA)



    Loading