Sukses

K.H. Sidiq Menghilang dari Kediamannya

Liputan6.com, Kediri: Setelah resmi menjadi tersangka kasus penipuan atas Tommy Soeharto, Kiai Haji Abdullah Sidiq Muin menghilang dari rumahnya di Pondok Pesantren At Tauhid Kediri, Jawa Timur. Sidiq adalah satu di antara tersangka penerima uang Rp 15 miliar untuk meloloskan putra mantan Presiden Soeharto itu dari jeratan hukuman penjara 18 bulan dalam kasus tukar guling tanah Badan Urusan Logistik dan PT Goro Batara Sakti. Wartawan yang berusaha mengkonfirmasi masalah duit sebesar Rp 5 miliar yang diterima pria yang akrab disapa Mbah Sidiq itu hanya ditemui istri-istrinya.

Aisyah, istri keempat Mbah Sidiq mengatakan, suaminya sudah lama tak ada di rumah dan tak tahu kemana perginya. Namun, para tetangga mengaku masih sering menjumpai Sidiq di rumahnya pada malam hari. Menurut mereka, Sidiq menghilang bila ada tamu yang dicurigai. Sebelumnya, Sidiq telah membantah menerima dana dari putra Keluarga Cendana itu. [Baca: Abdullah Sidiq Membantah Menerima Uang dari Tommy].

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo K.H. Maksum Jauhari membantah bahwa Mbah Sidiq adalah ulama yang mumpuni. Menurut Gus Maksum, Sidiq adalah penipu berkedok kiai yang selama ini membohongi para pejabat dan pengusaha. Kepala Kepolisian Resor Kediri Ajun Komisaris Besar Polisi Anang Iskandar belum juga menindak Sidiq yang telah resmi dijadikan tersangka oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya. [Baca: Tekanan Darah Tommy Rendah, Pemeriksaan Dihentikan]. Anang mengaku belum mendapat perintah dari Kapolda Jatim untuk menahan Sidiq.(TNA/Agus Ainul Yaqin dan Danang Sumirat)
    Loading