Sukses

Penanganan Kabut Asap Harus Gotong Royong

Liputan6.com, Jakarta - Sebagian wilayah di Tanah Air berulangkali terdampak kabut asap yang melanda negeri ini. Sudah tidak terhitung pula berapa jumlah korban dan kerugian akibat kabut asap. Lalu bagaimana menanggulangi masalah ini?

Bebasasap.org melalui 'Gerakan #BebasAsap' mengimbau kepada masyarakat agar tidak hanya menunggu tindakan dari pemerintah. Sebab masalah ini harus melibatkan semua unsur dan saling bahu membahu.

"Kembali ke beberapa tahun silam sejarah negeri kita mencatat bahwa gotong royong rakyat punya peran besar, membantu masalah bangsa ketika terjajah kolonialisme saat itu," ujar Project Manager Bebasasap.org Asrari Puadi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/10/2015).

"Memiliki masalah bersama dan menjadi bagian solusi bersama, pesan itu yang harusnya kita teladani saat ini," sambung dia.

Asrari menjelaskan, penanganan masalah kabut asap sudah cukup banyak dilakukan, namun masih fokus bagaimana cara memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Harusnya langkah preventif yang dikedepankan, agar secara dini dapat terhindar dari masalah asap.

"Langkah preventif untuk menyelesaikan pun menjadi langkah yang kurang populer dan enggan untuk dilakukan oleh sektor terkait. Seolah olah semua sepakat kalau asap belum mencekik, ya kita adem ayem aja," ujar dia.

Sekat kanal yang beberapa waktu lalu muncul misalnya, kata Asrari, ini merupakan salah satu langkah kecil yang jika dilakukan dengan baik dapat membantu pemulihan ekosistem gambut.

"Pemberian edukasi terhadap masyarakat agar dapat mengenal permasalahan asap dan bagaimana pola penanganan saat terdampak asap, menjadi hal dasar yang sangat penting untuk dilakukan," pungkas Asrari. (Rmn/Nda)

Video Populer News

Tutup Video