Sukses

2 WN Iran Dibekuk di Sukabumi Anggota Jaringan Narkoba Internasional

Kedua WN Iran diperkirakan masuk dalam jaringan narkotika Bulan Sabit Emas. Penangkapan di hutan cagar alam Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Liputan6.com, Jakarta - 2 Warga Negara (WN) Iran yang berhasil dibekuk Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) di hutan cagar alam Desa Jayanti, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dipastikan bagian dari anggota jaringan internasional peredaran narkotika.

Kedua WN Iran Mustova Moradivaland dan Sayed Hashem Musapivour, tiba di Gedung BNN Rabu 26 Februari sekitar pukul 23.40 WIB, menggunakan mobil Toyota Avanza hitam , dengan kawalan ketat penyidik BNN dan anggota kepolisian. Kini kedua WN Iran tersebut sudah meringkuk di sel tahanan BNN.

"Jadi tadi jam 08.10 WIB pagi Tim BNN sudah menangkap 2 tersangka WN Iran yang termasuk jaringan sindikat narkotika internasional" kata Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Pol Deddy Fauzi Elhakim di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (27/2/2014) dini hari.

Deddy mengungkapkan, keduanya diperkirakan masuk dalam jaringan narkotika Bulan Sabit Emas. Penangkapan merupakan hasil operasi gabungan BNN bersama dengan Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat. Saat tiba di Gedung BNN, kedua pria ini terus menunduk menghindari sorotan kamera wartawan yang sudah menunggu kedatangannya.

"Jadi kita bekerjasama dengan BNN nya Amerika saling tukar informasi atau bahasanya saling memberi umpan balik, untuk hasil penangkapan ini," ungkap Deddy.

Dalam penangkapan tersebut, BNN berhasil menyita 2 koper besar dan 3 tas jinjing berisi Amphetamine-type stimulants, yaitu sejenis sabu yang rencananya akan digunakan untuk membawa barang haram tersebut ke Jakarta. (Riski Adam)

 

Baca Juga:

60 Kg Sabu Milik WN Iran Disita BNN dari Hutan Pelabuhan Ratu

Gandeng BNN, Seluruh Anggota Satpol PP Kota Semarang Tes Urine

Penyelundupan 2 Kg Sabu di Bandara Soekarno Hatta Digagalkan

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini