Sukses

Komnas HAM: Penangkapan Muchdi Jangan Dipolitisasi

Liputan6.com, Jakarta: Penetapan mantan Deputi V Badan Intelijen Negara, Muchdi Purwoprandjono atau Muchdi PR sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Munir jangan dijadikan bahan politisasi untuk kepentingan berbagai pihak. "Penanganan Muchdi PR sebagai tersangka dalam kasus Munir harus sepenuhnya berada dalam koridor hukum dan tidak masuk ke ranah politik," kata Komisioner Sub Komisi Pengkajian dan Penelitian Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Ahmad Baso, di Jakarta, baru-baru ini [baca: Muchdi PR Tersangka Baru Kasus Munir].

Menurut Ahmad Baso, masuknya unsur politis dalam kasus tersebut bisa merusak upaya penegakan hukum dan HAM di Tanah Air. Ia menambahkan, penangkapan Muchdi PR, dari segi hukum bisa dilihat sebagai kemajuan karena ada tersangka baru dalam kasus itu.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan, Irgan Chairul Mahfiz mengatakan, penetapan Muchdi PR sebagai tersangka dalam kasus Munir menunjukkan keseriusan Polri menuntaskan kasus tersebut. "Tetapi ini (penetapan Muchdi sebagai tersangka--Red.) adalah bukti keseriusan Polri yang berupaya mengusut secara tuntas kasus itu," kata Irgan Chairul. Untuk itu, ia menambahkan, kerja Polri perlu dihargai.(DWI/ANTARA)

    Loading