Sukses

Al-Zastrouw: Saya Puas Melihat Kondisi Gus Dur

Liputan6.com, Jakarta: Penyambutan pendukung mantan Presiden Abdurrahman Wahid begitu tiba di Indonesia adalah hal yang biasa. Itu membuktikan bahwa masyarakat memiliki cara tersendiri untuk mengekspresikan perasaan. "Ternyata rakyat lebih bisa mencerminkan suara nuraninya daripada yang lain," kata Al-Zastrouw Ngatawi, mantan asisten pribadi Gus Dur ketika berbincang dengan Rosianna Silalahi di kediaman Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, dalam Dialog Liputan 6 Petang di Jakarta, Jumat (3/8).

Al-Zastrouw yang menemani Gus Dur berobat ke Amerika Serikat mengaku gembira atas keadaan kesehatan mantan Presiden keempat itu. "Saya sangat puas melihat kondisi Gus Dur," kata dia, tersenyum. Menurut dia, Gus Dur juga diterima masyarakat Indonesia di Negeri Paman Sam dan disambut dunia internasional.

Menanggapi kebingungan masyarakat atas pernyataan Gus Dur, Zastrouw menegaskan, banyak omongan Gus Dur yang disalahartikan. Sebab, Gus Dur sangat ahli menggunakan Manthig atau ilmu logika dan Balagoh atau ilmu bahasa dalam tradisi pesantren. Sayang, tak semua orang mengerti maksud Gus Dur. Dia menambahkan, itulah dilemanya jika guru tak bisa mengajari murid karena siswanya terlalu goblog. "Jika dipaksakan nanti disebut otoriter," kata pria yang selalu mengenakan blangkon itu.(TNA)