Sukses

Simpang Siur Berita Penemuan Pesawat Adam Air

Liputan6.com, Polewali Mandar: Boleh dikatakan masyarakat Indonesia sepanjang hari kemarin mendengar informasi yang salah tentang penemuan pesawat Adam Air di kawasan perbukitan di Kecamatan Matangnga, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Setelah disiarkan melalui sejumlah media massa, baru diketahui kabar lokasi kecelakaan pesawat yang membawa 96 penumpang dan enam awak itu tidak benar. Informasi 90 penumpang tewas dan 12 selamat juga tidak terbukti [baca: Pesawat Adam Air Ditemukan, 90 Tewas].

Berita penemuan pesawat Adam Air bernomor penerbangan KI-574 ini bermula dari laporan warga Desa Rangoan kepada kepala desa setempat. Warga ini mengaku melihat sebuah pesawat yang terbang rendah dan menghilang setelah mengeluarkan asap di sekitar perbukitan. Dia melihat pesawat berada di sekitar perbukitan setempat sekitar pukul 17.00 WITA. Laporan warga ini langsung disampaikan ke pemerintah setempat untuk ditindaklanjuti.

Tim search and rescue (SAR) langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan warga setempat untuk melaksanakan pencarian pesawat Adam Air. Sejumlah personel Kepolisian Sulbar beserta 700 anggota Badan SAR Nasional yang menyisir lokasi kejadian tidak menemukan apa-apa. Pencarian nihil. Beberapa saat kemudian Menteri Perhubungan Hatta Rajasa menegaskan berita penemuan pesawat Adam Air tidak benar. "Data itu sama sekali tidak betul," kata Hatta saat dihubungi SCTV kemarin malam [baca:  Menhub: Pesawat Adam Air Belum Ditemukan].(ZIZ/TIm Liputan 6 SCTV)