Sukses

Meghan Markle dan Harry Akan Kembali Bertetangga dengan Kate Middleton dan Pangeran William di Inggris

Liputan6.com, Jakarta - Meghan Markle dan Pangeran Harry akan kembali bertetangga dengan Pangeran William dan Kate Middleton saat mereka kembali ke Inggris pada September 2022. Mereka berencana tinggal di Frogmore Cottage, dekat Kastil Windsor yang kini ditempati Ratu Elizabeth II, dan tak jauh dari kediaman baru Pangeran William dan Kate Middleton yang berada di Adelaide Cottage.

Kedua keluarga kembali bertetangga setelah Harry dan Meghan pindah dari Istana Kensington pada 2019. Dikutip dari The Sun, Selasa (16/8/2022), sejauh ini tidak ada rencana keduanya akan saling berkunjung atau menyapa, meski tempat tinggal mereka dikabarkan hanya berjarak 800 meter.

Ratu Elizabeth II juga sepertinya tidak akan menemui Pangeran Harry dan Meghan karena akan menjalankan peran konstitusionalnya dengan mendengarkan sumpah perdana menteri dan dewan penasihat Inggris yang baru ketika pasangan itu tiba di Windsor. 

"Saya menilai mereka tidak akan bertemu satu sama lain, kecuali jika sudah diatur sebelumnya. Saya kira bisa saja mereka bertemu dengan membawa bunga sebagai persembahan, tetapi ingatlah apa yang terjadi terakhir kali," ujar Ingrid Seward, editor Majalah Majesty. Peristiwa dimaksud adalah momen ketika Meghan membanting pintu di hadapan Kate dan membuang bunga yang dibawanya sebagai tanda perdamaian setelah mereka berargumen soal gaun pengirin pengantin sebelum pernikahan pasangan Sussex digelar. 

Meghan dan Harry telah memperbarui sewa di Frogmore Cottage pada April 2022. Sementara, Pangeran William dan Kate dikabarkan akan pindah bersama ketiga anak mereka, George, Charlotte, dan Louis, ke Adelaide Cottage, akhir bulan ini. Lokasinya bisa ditempuh dalam lima menit dengan berjalan kaki dari properti kerajaan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Agenda Kepulangan

Kepulangan Harry dan Meghan ke Inggris adalah dalam rangka menghadiri beragam acara amal. Kemarin, keduanya mengumumkan akan mengunjungi Manchester pada 5 September 2022, untuk menghadiri One Young World Summit.

Meghan dikabarkan akan berpidato soal kesetaraan gender di kota. Itu akan menjadi kesempatan pertama kalinya di Inggris sejak ia memutuskan mundur sebagai anggota senior kerajaan. Meghan dan Harry selanjutnya akan terbang ke Dusseldorf, Jerman, keesokan harinya, untuk memperingati setahun sebelum gelaran Invictus Games 2023.

Sedangkan, sang ratu diperkirakan akan kembali dari liburannya di Balmoral untuk menerima kunjungan dari perdana menteri Inggris baru di Windsor atau di London pada Selasa, 6 September 2022. Dia diyakini akan menghadiri pertemuan Dewan Penasihat pada Rabu, 7 September 2022, sebelum kembali ke Dataran Tinggi Skotlandia untuk melanjutkan liburannya.

Di sisi lain, pasangan Sussex memiliki waktu luang pada rabu, tetapi mereka akan berada di London untuk menghadiri acara WellChild awards pada Kamis, 8 September 2022. Penampilan mereka itu akan menjadi penampilan perdana setelah muncul di perayaan Platinum Jubilee pada Juni 2022.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Gugatan ke Pemerintah

Kunjungan pasangan itu terjadi saat Harry menuntut pemerintah atas keputusan menghapus fasilitas pengamanan yang didanai oleh para pembayar pajak setelah keduanya mundur sebagai anggota senior kerajaan Inggris. Ia mengklaim tidak merasa aman tanpa perlindungan itu. Karena itu, kunjungan mereka membuat tanda tanya.

"Tentunya, siapapun yang takut keamanannya harusnya melakukannya dengan diam-diam. Kalau sebaliknya, itu lebih munafik," kata penulis biografis Harry, Angela Levin.

Sebelumnya, pengadilan mengizinkan Harry melakukan peninjauan kembali stratusnya terkait fasilitas pengamanan yang didanai pemerintah Inggris Raya. Sidang itu untuk menggugat keputusan yang diambil Komite Eksekutif untuk Perlindungan Keluarga Kerajaan dan Tokoh Masyarakat (RAVEC) pada Februari 2020. 

Pengadilan mendapti bahwa proses pengamanan Harry dan istrinya, Meghan Markle, sejak itu ditangani dengan prinsip 'fleksibel, kasus per kasus'. Di bawah pengaturan tersebut, kuasa hukum menyatakan Harry 'tidak merasa aman' membawa anak-anaknya, Archie dan Lilibet, pulang ke Inggris. Fatima menyatakan di pengadilan bahwa, 'terkadang apa yang disebut fleksibel itu diartikan tidak ada pengamanan.'

4 dari 4 halaman

Disoraki Publik

Pasangan Harry dan Meghan tidak sepenuhnya diterima baik oleh publik Inggris. Indikasinya, mereka sempat disoraki keras oleh rakyat sesaat keduanya keluar dari Katedral St. Paul yang menjadi bagian acara peringatan 70 tahun masa kekuasaan Ratu Elizabeth II alias Platinum Jubilee.  

Pangeran Harry sempat mengobrol dulu dengan sepupunya, Zara dan Peter (anak-anak Putri Anne), kemudian ia menuruni tanda katedral untuk menuju mobil. Awalnya terdengar tepuk tangan sukacita, kemudian mulai terdengar sorakan kesal dari publik Inggris.  

Meghan Markle menuai kontroversi karena menuding ada anggota keluarga kerajaan Inggris yang bersikap rasis ke anaknya yang baru lahir. Meghan menyebut hal itu dalam acara bersama Oprah Winfrey. Ia tak mengungkap siapa sosok yang rasis tersebut, sehingga rumor bermunculan.

Usai menikah dengan Meghan Markle, Pangeran Harry secara resmi memutuskan untuk berhenti melaksanakan tugas-tugas kerajaan. Namun, ia masih bisa mewarisi takhta kerajaan Inggris. 

Saat ini, Pangeran Harry berada di urutan keenam. Dua anak Pangeran Harry, Archie dan Lilibet, berada di urutan ketujuh dan kedelapan untuk mewarisi takhta Inggris. 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS