Sukses

Fans BTS dan Blackpink Bersatu Suarakan Krisis Iklim Lewat Petisi

Liputan6.com, Jakarta - Isu krisis iklim kian masif disuarakan, termasuk oleh fans grup K-Pop BTS, ARMY, dan penggemar Blackpink, Blink. Sebanyak seribu ARMY dan Blink telah menandatangani petisi #Tokopedia4bumi yang dimulai pada 21 April 2021 dan meminta Tokopedia segera ambil bagian dalam mengatasi krisis iklim.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Liputan6.com, Rabu, 28 April 2021, petisi yang diinisiasi gerakan Kpop4planet ini bertujuan mendesak Tokopedia menggunakan 100 persen sumber energi terbarukan pada 2030 mendatang.

Petisi ini merupakan sebuah gerakan solidaritas dari para fandom K-Pop di seantero dunia. BTS dan Blackpink telah didaulat sebagai brand ambassador Tokopedia, awal tahun ini.

Nurul Syarifah dari Kpop4planet menyampaikan, pihaknya sangat senang petisi telah mencapai seribu penanda tangan di hari ke-8 rilis. Mereka menargetkan 2030 orang menandatangani petisi itu.

"Petisi yang kami bangun akan langsung terkirim ke email CEO Tokopedia Bapak William Tanuwijaya. Kami berharap para penggemar K-Pop lain akan beraksi bersama kami untuk membuat suatu perubahan. Karena kami ingin terus bernyanyi bersama idola kami dalam Bumi yang sehat," kata Nurul.

Sedangkan, Blink Official Indonesia memastikan akan terus menyampaikan suara mereka melalui petisi pada Tokopedia. Fandom ini berharap perusahaan unicorn Indonesia itu mau jadi bagian dari RE100, yakni inisiatif global yang menyatukan bisnis paling berpengaruh di dunia bertransisi pada 100 persen energi terbarukan.

"Blackpink adalah ambassador dari UNFCCC untuk KTT Iklim PBB ke-26 COP26, dan mereka juga berkampanye tentang kesadaran pentingnya penggunaan energi. Kami sangat menunggu respons baik dari Tokopedia," kata Blink Official Indonesia dalam pernyataan resmi.

2 dari 4 halaman

Isi Petisi

Kini, diperkirakan jejak emisi karbon Tokopedia telah meningkat signifikan seiring pertumbuhan pesat dalam lima tahun terakhir. Guna mendukung operasinya, Tokopedia menyewa pusat data di seluruh negeri.

Konsumsi listrik untuk pusat data tersebut menghasilkan emisi karbon yang sangat tinggi, dengan dominasi dari energi fosil seperti batu bara.

Di berbagai negara di dunia, rencana dekarbonisasi telah jadi tren bisnis dan diimplementasikan perusahaan teknologi global, seperti Amazon, Google, Netflix, dan Apple, serta rekan Tokopedia dan perusahaan merger potensial, yaitu Gojek.

Dalam petisinya, Kpop4planet meminta Tokopedia untuk jadi contoh perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia dan bertransisi menggunakan 100 persen energi terbarukan, seperti energi surya dan angin, pada 2030.

Petisi ini juga menetapkan rencana dekarbonisasi jangka panjang sesuai standar internasional, seperti Perjanjian Paris.

3 dari 4 halaman

Timbulan Sampah Sebelum dan Sesudah Pandemi

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: