Sukses

Dongkrak Rasa Pede, Ini 10 Tips Memakai Parfum yang Benar dan Wangi Tahan Lama

Liputan6.com, Jakarta Semua orang pasti setuju kalau parfum atau minyak wangi adalah salah satu item penting yang bisa menunjanjang penampilan. Tampil rapi, bersih, dan anggun, rasanya kurang afdol kalau tidak pakai parfum. Sebab semakin lama beraktivitas dapat menimbulkan bau. Dari situlah penampilan bisa dianggap sempurna bila telah memakai parfum.

Selain untuk menunjang penampilan, parfum juga punya pengaruh psikologi yang luar biasa. Mulai dari sebagai daya tarik, kinerja otak dan menimbulkan energi positif serta kepercayaan diri. Agar efek positif itu terus dirasakan, Anda tentu ingin aroma wangi bisa bertahan selama mungkin, bukan?

Nah, berikut ini beberapa tips memakai parfum yang benar agar wanginya lebih tahan lama dan tidak cepat memudar.

1. Mandi terlebih dahulu

Sebelum bepergian ke kantor, kampus, maupun suatu acara sudah pasti sebaiknya mandi terlebih dahulu. Pori-pori kulit akan terbuka lebar sehingga mudah menyerap cairan parfum yang telah Anda semprot. Selain segar, parfum yang disemprotkan pertama setelah mandi juga menimbulkan wewangian yang berbeda.

2 dari 5 halaman

2. Pilih jenis parfum yang tepat

Parfum memiliki berbagai jenis dengan daya tahan dan konsentrasi yang berbeda-beda. Ada parfum jenis Extrait de Perfume, Eau de Parfum, Eau de Toilette, Eau de Cologne, dan Splash Cologne.

Eau de Cologne, dan Splash Cologne cenderung punya wangi yang tajam, tapi kurang tahan lama. Untuk aroma yang lebih awet, pilih jenis Eau de Parfum daripada Eau de Toilette dan jenis lain.

3. Pilih base notes yang tepat

Selain jenis, Parfum juga memiliki tingkatan aroma (piramida wangi) yang disebut "notes". Setiap aroma akan menimbulkan harmoni yang akan tercium satu per satu. Tingkat pertama "Top Notes", kedua "Heart Notes" dan ketiga "Base Notes".

Pilih Base Notes aroma ini mencakup keseluruhan dari top notes dan heart notes, yang biasa menjadi karakter khas dari suatu merek parfum. Base notes yang dikenal memiliki aroma yang tahan lama seperti woods, amber, leather hingga musk.

4. Gunakan pelembap aroma netral

Wangi parfum akan menempel lebih lama pada kulit yang lembap. Karena itu, selesai mandi gunakan dahulu body lotion ke seluruh tubuh. Pakai lotion dengan aroma netral agar wanginya tidak bertabrakan dengan parfum. Bisa jika pilih lotion yang aroma sama dengan parfum.

 

3 dari 5 halaman

5. Gunakan parfum di area yang tepat

Tidak mungkin kamu menyemprotkan parfum ke seluruh tubuh, yang ada parfum cepat habis. Ada titik-titik bagian tubuh kita yang bisa membuat wangi parfum lebih tahan lama. Seperti di pergelangan tangan, siku, leher belakang telinga, diantara payudara, dan di belakang lutut. Karena area tersebut cenderung menghasilkan suhu panas sehingga bisa membantu menyebarkan aroma parfum ke seluruh tubuh

 

4 dari 5 halaman

6. Semprotkan parfum dari jarak 15-25 cm

Jangan terlalu dekat menyemprotkan parfum dan juga jangan menyemprot terlalu jauh (menyemprot ke udara). Cukup dari jarak 15-25 cm, penyebaran parfum bisa menjadi luas dan merata ke titik-titik yang tepat. Selain membuat wangi tahan lama, hasilnya terasa ringan dan segar.

7. Hindari menggosok kulit

Tindakan menggosok kulit usai disemprot parfum malah bisa memecah bahan molekul parfum dan berdampak wanginya bisa hilang, tidak tahan lama. Cukup tempelkan, tanpa perlu digosok-gosok. Jika dirasa kurang, bisa mencoba layering parfum yakni menyemprotkan parfum lebih dari sekali. Tentunya di titik-titik yang disarankan sebelumnya.

 

8. Simpan parfum dengan benar

Untuk menjaga kualitas parfum dan wanginya tetap awet ketika digunakan, kamu perlu perhatikan penyimpanan parfum. Simpan parfum di tempat yang sejuk dan kering. Seperti meja rias atau lemari kaca. Jangan di tempat yang terkena sinar matahari atau di dekat benda berbau tajam, seperti kotak P3K.

5 dari 5 halaman

9. Jangan semprotkan parfum ke pakaian

Ini bukan cara yang benar jika menginginkan wangi parfum awet dan tahan lama. Parfum yang disemprotkan ke pakaian bisa bercampur dengan keringat dan lama kelamaan menghasilkan aroma yang aneh. Karena ini juga parfum tidak disemprotkan ke ketiak yang merupakan area berkeringat.

10. Parfum untuk kulit, pakaian dengan pengharum serbaguna

Untuk membuat pakaian tetap wangi tahan lama dan tidak bau, pastikan ketika menyetrika menggunakan pengharum serbaguna dan pelicin pakaian. Selain memudahkan ketika menyetrika, itu juga penting untuk merapikan dan melembutkan pakaian. 

Segera praktekkan tips di atas, agar wangi parfum lebih tahan lama, kamu juga lebih nyaman dan percaya diri beraktivitas.

 

(*)