Sukses

Review: Rangkaian Skincare Kolaborasi ERHA X AQUA untuk Jaga Kelembapan Kulit

Liputan6.com, Jakarta - Memboyong semangat memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh, termasuk di permukaan kulit, ERHA berkolaborasi dengan AQUA merilis rangkaian skincare bertajuk "RE-FRESH." Formulasi produk-produknya diklaim membantu kulit mempertahankan kelembapan secara optimal.

Pasalnya, seiring waktu, kulit akan menipis dan lambat laun kehilangan kemampuan menahan kadar cairan dalam tubuh. Karenanya, berdasarkan keterangan pada Liputan6.com, beberapa waktu lalu, menjaga kelembapan kulit dapat menunda proses degenerasi tersebut, mempertahankan fungsi kulit sebagai pelindung tubuh, dan menjaga kecantikan alaminya.

Angelyn Bunardi, Head of ERHA Skincare, menjelaskan bahwa pihaknya memformulasikan rangkaian skincare yang bermaksud menjaga kelembapan kulit selama 24 jam. "ERHA x AQUA RE-FRESH juga mengandung formula penangkis polutan PM2,5 khusus sehingga melindungi kulit dari mikropartikel berbahaya," katanya.

Ada empat bahan utama dalam rangkaian skincare ini, yakni Sodium hyaluronate, Panthenol (pro vitamin B), Niacinamide (vitamin B3), dan XylitylglucosideSodium hyaluronate dipercaya dapat menahan kelembapan hingga seribu kali lebih baik. Juga, mendukung elastin dan kolagen untuk memberi nutrisi pada kulit.

Panthenol tak hanya bisa mengunci kelembapan kulit lebih lama, tapi juga membuatnya lebih halus. Ini juga merupakan anti-inflamasi alami pada kulit yang iritasi, di samping menambah elasitas dan membantu mengurangi kemerahan pada kulit.

Niacinamide telah jadi "teman setia" dalam meningkatkan tingkat hidrasi kulit, juga membantu mengurangi garis halus dan keriput pada permukaan kulit. Terakhir, Xylitylglucoside yang berperan sebagai pelindung anti-dehidrasi yang mengoptimalisasi hidrasi di seluruh lapisan kulit.

Rangkaiannya terdiri dari face mist (70 ml Rp85 ribu), lip balm (8 gram Rp65 ribu), serum (30 ml Rp150 ribu), sunscreen (30 gram Rp85 ribu), dan overnight hydrating mask (28 gram Rp125 ribu) yang semuanya berbahan dasar air. Produk-produk ini diklaim cocok digunakan semua jenis kulit, usia, dan dalam kondisi apapun, termasuk wanita hamil dan menyusui untuk memenuhi hidrasi harian.

Saya telah berkesempatan mencoba rangkaian skincare kolaborasi ERHA X AQUA yang dibanderol mulai dari Rp6. Berikut ulasan lengkapnya, mulai dari kesan kemasan, tekstur, sampai pengalaman pemakaian setelah satu minggu.

2 dari 8 halaman

Serum

Kemasan

Botol serum rangkaian skincare ini serupa dengan produk serum pada umumnya. Ia dilengkapi pipet untuk dengan aman, dalam kasus ini tanpa kontaminasi, mengeluarkan produk untuk ditaruh di punggung tangan. Walau ukurannya terbilang cukup besar, kemasannya tetap handy dan tak licin saat digenggam.

Tekstur

Bukan tipe serum cair, produk ini justru sedikit lebih kental, tapi tak sampai seperti gel. Tak ada harum berlebihan yang mengganggu saat digunakan, dan walau lebih kental, serum cukup cepat meresap, saya selang dua menit sebelum pakai produk skincare selanjutnya.

Pemakaian

Saya pakai empat-lima tetes serum untuk diratakan di bagian wajah dan leher, setelah lebih dulu pakai toner, saat pagi dan malam hari. Karena teksturnya, produk ini juga nyaman dimanfaatkan untuk sebentar memijat wajah sembari diratakan. Tak ada rasa greasy atau sensasi kulit terlalu kencang setelah memakainya.

3 dari 8 halaman

Overnight Hydrating Mask

Kemasan

Saya memang lebih suka masker berbentuk seperti produk ini ketimbang tube karena cenderung mudah dikeluarkan. Yang paling saya suka, terdapat spatula tambahan di bagian tutup, cukup tekan sedikit di area itu untuk mengeluarkannya.

Tekstur

Tekstur overnight mask ini cenderung lebih mirip gel ketimbang krim. Tingkat kepadatan yang pas membuatnya jadi lebih mudah saat diaplikasikan, tak tumpah ke sana-sini, sehingga nyaman saat diratakan.

 

Pemakaian

Kesan wajah bercahaya setelah pemakaian membuat produk ini jadi favorit saya di rangkaian skincare ERHA X AQUA. Ditambah tak ada rasa lengket maupun tak nyaman setelah pemakaian, jadi tak mengganggu tidur. Setelah dibersihkan di pagi hari, kulit wajah terasa lebih kenyal.

4 dari 8 halaman

Sunscreen

Kemasan

Sunsreen di rangkaian skincare ini berbentuk tube. Ujungnya yang tak terlalu kecil membuat produk mudah ditaruh di jari untuk siap diaplikasikan.

Tekstur

Produk tabir surya ini bertekstur cukup padat. Karenanya, bisa lebih lama diam di jari tanpa tumpah sana-sini saat hendak diaplikasikan.

Pemakaian

Seperti kebanyakan orang, saya juga mengaplikasikan sunscreen sebagai bagian dari rangkaian skincare pagi hari. Memakainya juga seperti biasa, yakni sebanyak dua jari, yaitu jari telunjuk dan jari tengah.

Tipe sunscreen ini yang meninggalkan jejak putih pada wajah saat baru diaplikasikan. Namun, setelah kurang lebih 10 menit, perlahan jejak putihnya menghilang. Karenanya, saya sarankan untuk meluangkan waktu lebih banyak untuk meratakannya.

5 dari 8 halaman

Face Mist

Kemasan

Selayaknya face mist, botol produk ini tentu dilengkapi bagian untuk menyemprotkan produk ke wajah. Terdapat tutup tambahan di atas semprotan. Tapi, saya pribadi kurang suka tipe semprotan di produk ini karena tak menutup banyak area dalam sekali semprot.

Tekstur

Tekstur produk ini cenderung cair, membuatnya lebih cepat kering setelah dipakai.

Pemakaian

Saya biasanya memakai face mist setiap kali merasa kulit wajah kering, terutama setelah terkena air. Setelah beberapa kali menyemprotkan produk, tak sampai satu menit sampai semuanya kering sempurna. Setelahnya kulit wajah terlihat lebih segar dan ada sensasi kenyal saat disentuh.

6 dari 8 halaman

Lip Balm

Kemasan

Karena berbentuk tube, saya harus memencet kemasan untuk mengeluarkan produk. Saya pribadi memilih mengaplikasikannya langsung menggunakan jari kelingking untuk diratakan di bibir.

Tekstur

Tesktur lip balm ini mendekati gel dan cukup tahan saat ditaruh di ujung jari. Karenanya, saya sarankan mengaplikasikan pakai alat tambahan karena akan lebih sulit saat hanya menggerakan mulut untuk meratakannya. 

Pemakaian

Selain saat memakai skincare di pagi dan malam hari, saya juga acap kali pakai lip balm saat kulit bibir terasa kering. Sensasi mint jadi yang langsung terasa saat meratakan produk ini, tapi bukan di kadar mengganggu. Jadi, cukup memberi nuansa segar setelah pemakaian.

Tingkat hidrasinya cukup baik di kulit bibir saya, meski di bagian tengah masih cukup kering.

Setelah seminggu memakai rangkaian skincare ini, tak ada reaksi alergi di kulit saya. Punya jenis kulit kombinasi membuat saya memakai produk ini lebih sedikit di bagian yang biasanya lebih berminyak.

Di bagian cenderung lebih kering, seperti di dekat mulut dan pipi, perlahan membaik karena semula sempat sedikit mengelupas, juga agak kasar saat dipegang. 

Jangan lupa untuk membaca semua kandungan secara lengkap, tak hanya bahan utama, dalam pemakaian produk. Juga, biasakan patch test dengan memakainya di bagian belakang telinga. Bila tak ada reaksi alergi, setidaknya dalam 24 jam setelahnya, pemakaian bisa dilanjutkan sesuai petunjuk penggunaan.

Sebagai catatan tambahan, bagi Anda yang punya kondisi kulit tertentu, disarankan untuk mengonsultasikannya lebih dulu pada ahli dermatologi.

7 dari 8 halaman

Infografis Perhatikan Cara Cuci Tangan yang Benar

8 dari 8 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: