Sukses

Benteng Vastenburg Bakal Jadi Tempat Karantina Pelancong yang Nekat ke Solo di Libur Akhir Tahun

Liputan6.com, Jakarta - Anda berencana mudik atau bahkan menghabiskan libur akhir tahun 2020 di Solo? Mungkin harus mempertimbangkan ulang rencana tersebut. Pemerintah Kota Surakarta berencana memberlakukan kembali aturan karantina bagi para pemudik dan pelancong yang datang pada libur akhir tahun mendatang.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menyiapkan Benteng Vastenburg sebagai tempat karantina warga yang nekat mudik di libur akhir tahun nanti. "Tanggal 15 Desember 2020 karantina sudah dimulai. Bagi pemudik maupun pendatang yang masuk Solo, akan dikarantina di Benteng Vastenburg selama 14 hari," kata Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo di Solo, Jumat (4/12/2020). 

Pemilihan benteng bekas bangunan Belanda itu lantaran Pemkot tidak lagi memiliki tempat yang layak sebagai tempat karantina. Graha Wisata dan Ndalem Joyokusuman yang sebelumnya dijadikan tempat karantina kini menjadi Posko Brimob. Para pemudik nantinya akan menjalani karantina dengan tinggal di tenda besar di dalam benteng. Persiapan untuk tempat karantina akan dimulai pada Senin, 10 Desember 2020.

"Untuk tenda besare, kita pinjam ke Kopassus, Denbekang, dan Brigif. Kita butuh 4--5 tenda untuk kepentingan karantina di Vestenburg," katanya.

Selanjutnya, Pemkot Solo akan bekerja sama dengan kepala terminal, stasiun, dan bandara untuk memantau para pemudik maupun pendatang yang masuk ke Solo. Pihaknya juga akan membentuk Satgas Pemantau yang bertugas di sejumlah pintu masuk Kota Solo, seperti Makutha, Kleco, Sumber, dan Jurug.

"Kami tidak ingin kasus COVID-19 Solo terus melonjak sehingga perlu sikap tegas," katanya.

Sebelumnya, ia mengimbau warga untuk tidak mudik terlebih dahulu, sedangkan warga di Kota Solo untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota.

"Kami juga tidak ingin terjadi paparan COVID-19 di luar Kota Solo, jadi sama-sama adil. Orang Solo tidak keluar kota, yang luar kota jangan mudik ke Solo. Kami minta Natal dan Tahun Baru dirayakan di kota masing-masing saja tidak usah ke Solo dulu, di sini (Solo, red.) angkanya juga lagi tinggi," katanya.

 

2 dari 4 halaman

Kisah Benteng Vastenburg

Dikutip dari laman pariwisatasolo.surakarta.go.id, benteng yang berada di kawasan Gladak, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo itu telah berusia ratusan tahun. Benteng tepatnya dibangun pada 1745 atas perintah Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff.

Benteng yang memiliki tinggi enam meter ini merupakan salah satu bangunan untuk Belanda mengawasi penguasa Surakarta. Benteng tersebut juga digunakan sebagai pusat garnisun. Di seberangnya terletak kediaman gubernur Belanda (sekarang kantor Balai Kota Surakarta).

Tembok benteng berbentuk bujur sangkar dengan pada setiap ujung terdapat bastion. Benteng tersebut juga dikeliling parit yang berfungsi sebagai perlindungan dengan jembatan di pintu depan dan belakang. Bangunan terdiri dari beberapa barak yang terpisah dengan fungsi masing-masing dalam militer. Di tengahnya terdapat lahan terbuka untuk persiapan pasukan atau apel bendera.

Setelah kemerdekaan, benteng ini digunakan sebagai markas TNI untuk mempertahankan kemerdekaan. Pada masa 1970--1980an bangunan ini digunakan sebagai tempat pelatihan keprajuritan dan pusat Brigade Infanteri 6/Trisakti Baladaya Kostrad untuk wilayah Karesidenan Surakarta dan sekitarnya.

Sempat terbengkelai lantaran lahannya telah dimiliki swasta, Benteng Vastenburg dipercantik setelah ditetapkan sebagai situs cagar budaya per 2010 lalu. Sejumlah renovasi dilakukan di muka fasad, sehingga menanggalkan kesan suram yang dulu sempat terlihat. 

3 dari 4 halaman

Infografis Liburan Bebas Covid-19

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: