Sukses

Buka Puasa Sendiri, Sandiaga Uno Rindu Istri

Liputan6.com, Jakarta - Sandiaga Uno telah menjalankan puasa sunah pada Senin, 17 Juni 2019. Namun, ada yang berbeda dengan suasana buka puasa ayah tiga anak ini yang dibagikan melalui akun Instagram pribadi, @sandiuno.

Tak tampak sang istri, Nur Asia menemani Sandiaga Uno berbuka puasa. Bukan tanpa alasan, tetapi karena Nur Asia masih berada di Amerika Serikat bersama ketiga buah hatinya di sana.

Dalam cuplikan video, Sandi berbuka puasa di kediamannya. Ada beragam kudapan yang tersedia di meja ruang tamu mulai dari risoles, kue lupis ketan, air mineral, hingga kelapa muda.

Sandi tak lupa mengucapkan salam sekaligus melantunkan doa berbuka puasa sembari memegang kurma. "Selamat berbuka puasa untuk yang berpuasa sunah," katanya dalam video.

Sementara itu, Sandiaga Uno juga mencurahkan perasaan rindunya kepada sang istri. Besar harap pria berusia 49 tahun tersebut agar Nur Asia cepat kembali ke Tanah Air.

"Jomblo nih saya, sendirian di rumah jadi Mpok Nur nggak nemenin buka puasa. Salam kangen untuk Mpok Nur yang masih ada di Amerika ditunggu pulangnya segera kalau bisa, Amin." lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Potret Nur Asia di Amerika

Istri Sandiaga Uno, Nur Asia sempat membagikan potret kegiatannya di Negeri Paman Sam. Salah satunya dengan mengunjungi kompleks bangunan Rockefeller Center di New York, Amerika Serikat.

Perempuan berusia 48 tahun ini terlihat berpose di depan gedung bersama kedua putri sulungnya, Anneesha Atheera Uno dan buah hati ketiganya, Sulaiman Saladdin Uno.

Nur Asia tampil kasual dalam balutan kemeja putih lengan panjang yang dipadu dengan jaket denim. Ia melengkapi penampilan dengan celana jeans panjang serta hijab biru muda yang menjadi andalannya.

"My favorite kind of day.. spending time with my children (Hari favorit saya, menghabiskan waktu bersama anak-anak saya)" tulis Nur Asia dalam kolom keterangan potret.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Bersitegang dengan Iran di Teluk Oman, AS Tambah 1.000 Tentara ke Timur Tengah
Artikel Selanjutnya
18-6-1812: Tak Melulu Mesra, AS Pernah Nyatakan Perang pada Inggris