Sukses

6 Tradisi Unik Minum Kopi di Dunia, dari Italia Sampai Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Kopi merupakan minuman pahit kaya aroma biasa dijadikan pembuka hari bagi kebanyakan orang. Kenikmatan dan kesegaran kopi sangat dipengaruhi pada jenis kopi yang dipilih. Kopi juga menjadi penawar rasa lelah di tengah penatnya aktivitas.

Minuman dengan aroma sangat khas ini digemari hampir sebagian besar masyarakat dunia. Bahkan di sejumlah negara terdapat tradisi minum kopi atau ngopi yang unik. Dari banyak negara, dilansir dari food.ndtv.com, 21 Desember 2018, berikut ada enam negara yang memiliki tradisi minum kopi yang khas.

Italia

Italia sudah dikenal luass dengan sajian kopinya yang khas, espresso. Kopi ini tersaji dalam cangkir kecil lalu dinikmati dengan cara berdiri. Ada Juga cappuccino yang sudah mendunia. Memesan secangkir cappuccino di malam hari akan dianggap aneh. Karena waktu yang tepat untuk menikmati cappuccino adalah pagi hari.

Kuba

Menikmati kopi merupakan ritual wajib bagi setiap orang Kuba. Memiliki secangkir kopi yang kuat setiap hari adalah bagian integral dari budaya negara yang juga dikenal dengan cerutu ini.

Arab Saudi

Di Arab Saudi, kopi selalu disajikan lebih dulu kepada orang yang lebih tua. Kopi biasanya, disajikan dengan ramuan kapulaga dan kurma untuk menyeimbangkan rasa pahit.

2 dari 2 halaman

Turki

Pepatah 'Kopi harus hitam seperti neraka, sekuat kematian, dan semanis cinta' begitu terkenal di Turki. Di negara ini, kopi biasa dinikmati usai makan.Kopi akan dituangkan dari teko tembaga leher panjang yang terkenal dengan nama Cevze. Ada permen yang tersaji sebagai pendamping untuk mengilangkan rasa pahit pada kopi.

Ethiopia

Orang Ethiopia sangat menyukai kopi. Bahkan kopi sudah dianggap sebagai minuman nasional.Saat membuat kopi, orang Ethiopia biasanya memasukkan gula terlebih dahulu lalu menambahkan kopi dan air secara bersamaan.

Indonesia

Indonesia punya banyak tradisi unik dalam hal minum kopi. Salah satunya di Aceh. Daerah ini punya satu kopi yang khas yaitu sanger, yaitu campuran kopi saring, susu kental dan gula ini kemudian dikocok hingga berbusa.

Meskipun zaman telah berubah, budaya minum kopi di tengah masyarakat Aceh tetap terjaga. Misalnya saja kebiasaan minum kopi usai salat subuh yaitu sekitar jam 5 pagi yang masih ada sampai sekarang.

Tradisi ini tetap bertahan. Bedanya, kini fasilitas internet gratis umumnya menarik lebih banyak kalangan muda untuk betah berlama-lama di kedai kopi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
7 Risiko Kesehatan Bila Terlalu Banyak Minum Kopi
Artikel Selanjutnya
Ada Es Telepon dan Telegram di Gerai Kopi Raffi Ahmad