Sukses

Kesepian Ditinggal Nikah Teman-Teman? Tetap Bahagia dengan 9 Cara Ini

Liputan6.com, Jakarta Satu per satu teman dekat sudah menikah sementara Anda masih melajang? Terkadang momen tersebut baru terasa saat sulitnya mencari teman hangout atau curhat. Anda pun mulai merasa kesepian karena merasa mulai ditinggalkan teman-teman. Mulai dari teman SMP, SMA, kuliah, sampai rekan kerja. Bagaimana caranya agar Anda tetap merasa bahagia?

Tamara Hill, Terapis Pernikahan, mengatakan perasaan ‘ditinggal’ oleh teman atau kerabat karena pertunangan dan pernikahan, sangat lumrah.

"Ketika hubungan jangka panjang tak terjadi, ini membuat beberapa orang kehilanngan kepercayaan diri dan seharusnya tidak terjadi," ujarnya.

Berikut beberapa tips mengatasi perasaan kesepian dan bisa merasa bahagia lagi yang dirangkum dari sheknows.com, Senin (16/4/2018).

1. Tetap jadi diri sendiri

"Semua orang memiliki cerita hidupnya masing-masing termasuk Anda", ujar Hill. Inilah yang membuat Anda tidak ada bedanya dengan orang lain yang lebih dulu bertunangan atau menikah. Contohnya, mungkin Anda menghabiskan masa muda untuk mengejar karier. Sementara teman-teman Anda tetap di tempat yang sama sehingga lebih mudah menemukan pasangan hidup.

2. Anda tidak sendiri

Pasti sangat sulit menerima kenyataan bahwa Anda yang ‘tertinggal’ sendiri. Seakan-akan hidup seperti jalan di tempat, sementara teman-teman sudah berada jauh di depan. Annie Wright, terapis pernikahan lainnya, mengungkapkan "Melihat unggahan pernikahan di media sosial, dapat menimbulkan perasaan cemburu, sedih, dan takut hal-hal itu tak akan pernah Anda alami," ujar Wright.

Ingat, perasaan tersebut sangat wajar dialami dan Anda bukanlah satu-satunya karena ada banyak orang lain yang juga merasakannya. Namun jangan berkecil hati ada cara lain untuk menikmati hidup dan merasa bahagia.

3. Rawat diri dengan baik ketika sangat sedih

"Berhenti melihat akun media sosial untuk sementara waktu. Hal ini untuk mencegah Anda melihat unggahan pertunangan dan pernikahan,’ ujar Wright. Tak ada salahnya berhenti menghadiri acara pertunangan atau pernikahan sampai Anda merasa lebih baik secara emosional.

 

1 dari 3 halaman

4. Introspeksi target hubungan asmara

Lesli Doares, pengarang buku dan pakar percintaan, menyarankan untuk mencari tahu seperti apa pasangan ideal. Dan apakah Anda juga pasangan ideal bagi orang lain. "Jika selalu gagal, Mungkin perilaku Anda saat ini berlawanan dengan kondisi untuk menciptakan hubungan jangka panjang. Bisa jadi sifat Anda mencerminkan seseorang yang harus punya hubungan asmara bukan yang ingin berada di dalam sebuah hubungan asmara," imbuh Doares.

5. Miliki jurnal tentang hal positif

Mungkin Anda pernah memilikinya dan malas meneruskannya, atau belum pernah punya sama sekali. Kini saatnya Anda untuk memulai. Dengan menulis hal-hal positif, akan membantu Anda menyadari dan tetap fokus kepada semua kebaikan yang terjadi dalam hidup. Entah apakah sudah memiliki hubungan atau masih tetap lajang.

6. Ingat bahwa roda selalu berputar

Walau terkesan klise, ini membantu Anda untuk kembali melihat dengan nyata. Hill mengatakan "Mungkin sekarang belum giliran Anda, tapi mungkin di masa depan Anda-lah yang akan merasakan kebahagiaan itu."

7. Pertimbangkan alternatif-alternatif lain

Dr. Scott Carol, Psikolog dan pengarang buku, berpendapat mempertanyakan diri Anda dengan pertanyaan-pertanyaan penting akan membantu untuk lebih baik lajang daripada bersama orang yang salah. Beberapa pertanyaannya adalah "Maukah Anda menikahi seseorang yang baru dikenal atau hanya karena kesepian?", "Apakah menikah hanya untuk melarikan diri dari masalah-masalah yang ada?", sampai "Apakah Anda siap untuk komitmen seumur hidup?".

Sembari memikirkan jawaban-jawabannya, status lajang Anda sekarang bisa digunakan untuk berkonsentrasi menyelesaikan masalah-masalah yang ada dan menemukan si dia yang telah dicari-cari.

 

2 dari 3 halaman

8. Salurkan kecemburuan ke hal-hal positif

Daripada bermuram diri, lebih baik Anda habiskan waktu untuk berbelanja, makan, dan menikmati hidup. Jadikan motivasi itu untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri Anda untuk bertemu orang baru.

9. Tetap lihat masa depan

Tamara Hill menyarankan untuk membuat tujuan-tujuan konkrit yang ingin Anda capai. Baik jangka pendek (satu tahun) atau jangka panjang (dua tahun), selagi lajang, bebas, dan terfokus. Mencanangkan tujuan-tujuan akan membuat Anda tetap bertanggung jawab dan fokus kepada diri sendiri. Intinya, berbahgialah dan nikmatilah masa lajang, karena suatu saat Anda akan berstatus.

Maulidinov Maulana

Artikel Selanjutnya
Bahagianya Anto Hoed Rayakan Ultah di Bulan Suci Ramadan
Artikel Selanjutnya
Kisah Cinta Alvin Faiz dan Istrinya yang Mualaf