Sukses

Jokowi Umumkan Postur Kabinet pada 15 September

Liputan6.com, Jakarta - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memastikan dirinya akan mengumumkan susunan dan bentuk kabinet pemerintahannya pada 15 September 2014 mendatang. Pada tanggal tersebut, Jokowi juga akan menentukan berapa jumlah jajaran menteri pada kabinetnya nanti.

"Nanti 15 September sudah ketemu posturnya (kabinet) seperti apa. Ketemu gemuk atau kurus. Baru tok..tok..tok...‎," ujar Jokowi usai menghadiri sebuah acara di Gedung RRI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakpus, Senin (8/9/2014).

Karena waktu yang semakin dekat, Jokowi mengaku saat ini dirinya dan Jusuf Kalla terus melakukan pembicaraan intensif dengan para ketua partai koalisi membahas mengenai pembentukan dan komposisi menteri di kabinet. "Ya kita terus ketemu. Saya ketemu Bu Mega, Pak Muhaimin dan Pak Surya Paloh," ujarnya.

Dengan beberapa pertemuan singkat itu, menurut Jokowi, akan terjawab berapa komposisi jumlah menteri di kabinetnya, apakah 34 menteri atau kurang dari jumlah tersebut. Namun, Jokowi mengisyaratkan, jumlah kabinetnya nanti tak berbeda dengan yang saat ini, yakni 34 kementerian.

"Ya lihat kondisinya kan sudah mepet, tinggal 1 bulan lagi. Tanggal 20 kurang lebih, 1 bulan lagi, pastinya kita ketemu (dengan ketua partai koalisi) harus lebih intens," tandas Jokowi.

Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto mengatakan tim Transisi sudah menyerahkan 5 opsi format kabinet kepada Jokowi-JK. Sampai saat ini belum diketahui opsi mana yang dipilih Jokowi. Tapi, sejauh ini baru opsi 1a dengan 34 menteri yang memasuki proses pendalaman.

"Seluruhnya sudah. Karena Pak Jokowi kan menginginkan khusus untuk arsitektur kabinet diselesaikan akhir Agustus, itu sudah kami serahkan. Untuk pembahasan detail baru opsi 1a 34 menteri," kata Andi.

Berdasarkan hasil polling melalui Facebook yang dilansir www.kabinetrakyat.org, sejauh ini ada 42 nama kandidat calon menteri yang mencuat. Berikut daftar selengkapnya.

1. Menteri Pendidikan Nasional : Anies Baswedan dengan 3.032 pemilih,
2. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral : Poltak Sitanggang dengan 2.753 pemilih,
3. Menteri Perindustrian : Dahlan Iskan dengan 2.604 pemilih,
4. Jaksa Agung : Abraham Samad dengan 2.559 pemilih,
5. Menteri Sekretaris Negara : Maruarar Sirait 2.534 pemilih,
6. Menteri Kesehatan : Ribka Tjibtaning 2.379 pemilih,
7. Menteri Negara Lingkungan Hidup : Erwin Usman 2.369 pemilih,
8. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif : Najwa Shihab dengan 2.346 pemilih,
9. Menteri Luar Negeri : Hikmahanto Juwana dengan 2.195 pemilih,
10. Kepala BNP2TKI : Anis Hidayah dengan 2.155 pemilih,
11. Menteri Sosial : Khofifah Indar Parawansa dengan 2.127 pemilih
12. Menteri Agama : Komarudin Hidayat dengan 2.111 pemilih,
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Rieke Diah Pitaloka dengan 2.109 pemilih,
14. Menteri Perumahan Rakyat : Mohammad Jehansyah Siregar dengan 2.102 pemilih,
15. Menteri Dalam Negeri : Basuki Tjahaja Purnama dengan 2.091 pemilih,
16. Menteri Perhubungan : Ignasius Jonan dengan 2.087 pemilih,
17. Menteri Riset dan Teknologi : Yohanes Surya dengan 2.067 pemilih,
18. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat : Tri Rismaharini dengan 2.035 pemilih,
19. Menteri Pemuda dan Olahraga : Adian Napitupulu dengan 1.966 pemilih,
20. Menteri Komunikasi dan Informatika : Onno W Purbo dengan 1.966 pemilih,
21. Menteri Koordinator Perekonomian : Faisal Basri dengan 1.897 pemilih,
22. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal : Indra J. Piliang dengan 1.894 pemilih,
23. Menteri Pertanian : Dwi Adreas Santosa dengan jumlah 1.888 pemilih,
24. Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) : Usep Setiawan dengan 1.880 pemilih,
25. Menteri Hukum dan HAM : Zainal Arifin Muchtar dengan 1.863 pemilih,
26. Menteri Kelautan dan Perikanan : Hugua dengan 1.859 pemilih,
27. Menteri Pembangunan Perencanaan Negara/Bappenas : Agus Suhartono dengan 1.830 pemilih,
28. Menteri Perdagangan : Marie Elka Pangestu dengan 1.822 pemilih,
29. Menteri Keuangan : Hendrawan Supratikno dengan 1.777 pemilih,
30. Menteri Pekerjaan Umum : Marwan Jafar dengan 1.762 pemilih,
31. Menteri Pertahanan : Mayjen (Purn) TNI TB. Hasanuddin dengan jumlah 1.759 pemilih,
32. Kepala Badan Intelijen Negara : As'ad Said Ali dengan jumlah 1.747 pemilih,
33. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah : Budiman Sudjatmiko dengan jumlah 1.743 pemilih,
34. Kepala BKPM : Ichsanoodin Noorsy dengan jumlah 1.634 pemilih,
35. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan : TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dengan jumlah 1.624 pemilih,
36. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak : Wanda Hamidah dengan jumlah 1.584 pemilih,
37. Menneg Badan Usaha Milik Negara : Edwin H. Sukowati dengan jumlah .1567 pemilih,
38. Menteri Kehutanan: Chalid Muhammad dengan pemilih 1.493,
39. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi :  Komarudin Watubun dengan 1.315 pemilih,
40. Sekretaris Kabinet : Pramono Anung Wibowo dengan 1.152 pemilih,
41. Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan : Budi Arie Setiadi dengan 928 pemilih,
42. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) : Eko Teguh Paripurno dengan 720 pemilih.

Baca juga:

Jokowi Pilih Menteri yang Paham Ilmu Pemasaran

Indonesia WOW!, Lagu Slank untuk Jokowi

Jokowi-JK Diminta Tuntaskan Kasus Kematian Aktivis HAM Munir