Sukses

Sekjen Gerindra: Prabowo Tak Tertarik Lagi Ucapan Senior Soal HAM

Liputan6.com, Jakarta Pernyataan mantan Menhankam/Pangab Jenderal TNI Purn Wiranto soal keterlibatan mantan Pangkostrad Letjen TNI Purn Prabowo Subianto dalam kasus penculikan aktivis pada kurun waktu Desember 1997 hingga Februari 1998 dinilai kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebagai kampanye negatif.

Maka itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani meminta masyarakat agar melihat secara objektif kepada Prabowo dalam kasus ini. Ia mengimbau kepada rival politik dan masyarakat agar santun berpolitik.

"Karena itu kita imbau masyarakat berpikir jernih, meskipun memenangkan Pilpres tidak dibenarkan menggunakan cara-cara (negatif) seperti ini," ujar Muzani dalam acara silaturahmi politiknya di Cirebon, Jawa Barat, Jumat 20 Juni 2014 malam.

Menurut Muzani, pemilu adalah proses demokrasi, maka itu alangkah baiknya para pihak terkait dapat melakukan pendidikan politik kepada masyarakat. "Ini proses demokrasi harus beri pendidikan politik, demokrasi yang benar," tegasnya.

Bapak 4 anak itu mengaku, sekarang ini Prabowo sudah tak mau ambil pusing soal isu pelanggaran HAM masa lalu, yang kerap dikait-kaitkan dengan namanya.

"Secara khusus Pak Prabowo tidak tertarik lagi terhadap apa yang selama ini dilakukan seniornya. Karena sudah gamblang, sehingga tak perlu merasa risau," ungkap Muzani.

Namun, Muzani khawatir, jika masalah tudingan pelanggaran HAM yang melibatkan Prabowo semasa menjabat sebagai Danjen Kopassus itu terus bergulir, akan menganggu pasangan capres nomor urut 1 itu menjelang Pilpres.

"Akan tetapi jika masalah ini menjadi problem berkepanjangan, tentu ini akan mengganggu proses Pilpres dengan masalah-masalah kaitan Pilpres," tukas Muzani.

Loading