Sukses

Janji Ahok Jika Jokowi Jadi Presiden

Liputan6.com, Jakarta- Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bicara soal kemungkinan yang terjadi apabila Gubernur Jokowi menjadi presiden. Dia berjanji akan melunak jika menjadi presiden. Ancaman pecat atau kata-kata bernada tinggi yang keluar dari mulutnya akan berkurang.

"Kalau nggak ada Pak Gubernur aku juga nggak berani galak-galak lagi kok. Ngapain marah-marah, bikin leher sakit aja," kata Basuki alias Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (21/3/2014).

Sebab dengan jabatan sebagai Wagub, ia tidak memiliki wewenang memutasi PNS DKI yang bermasalah. Sehingga yang dapat dilakukannya hanya memberi ancaman dan melaporkannya kepada Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Namun, apabila ia nantinya benar menduduki jabatan Gubernur maka dirinya tidak perlu lagi mengancam. Dengan kapasitasnya sebagai DKI 1, ia dapat langsung mengganti PNS.

"Karena nggak bisa mecat. Nggak bisa ganti. Kalau bisa ganti, nggak ada Pak Jokowi, nggak usah ribut-ribut, hilang aja. Hehehe. Mecatnya tergantung orangnya. Aku mulai banyak senyum. Aku udah lembut kok," tandas Ahok sambil tersenyum. (Muhammad Ali)

Baca juga:

Ahok: Prabowo Nggak Galak Kok

Pertimbangan SBY Ganti Istilah China dengan Tionghoa

Ahok: Saya Dukung Prabowo, Tapi Jangan Bilang Jokowi Tidak Kerja

  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, politikus yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta
    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, politikus yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta
    Ahok
  • Presiden Jokowi hibur anak-anak dengan atraksi sulap di peringatan Hari Anak Nasional, di Pekanbaru, Riau.
    Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Jokowi
Loading