Sukses

Rhoma Irama Tak Gentar Hadapi Jokowi di Pilpres 2014

Liputan6.com, Jakarta - Joko Widodo diberi mandat menjadi calon presiden dari PDIP. Artinya, bertambah satu petarung lagi yang akan berlaga di kancah Pilpres 2014. Rhoma Irama yang sudah lebih dulu digadang-gadang sebagai capres dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku tak gentar menghadapi Gubernur DKI Jakarta itu.

"Ya harus siap. Namanya pemilu ini kan sebuah kontes, untuk bisa menjadi pengelola bangsa," kata Rhoma saat berbincang dengan Liputan6.com di pos pemenangan Rhoma Irama for RI, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Jumat (14/3/2014).

Raja Dangdut ini mengatakan tidak ada alasan untuk ciut nyali menghadapi siapa pun pada pilpres nanti. Sebab, setiap calon pasti punya kesiapan diri untuk menghadapi ajang 5 tahunan tersebut.

"Siapa pun yang mengajukan diri berarti putra terbaik bangsa. Kita akan memasuki satu kontestasi tentunya harusnya ada kesiapan melaksanakan agar kontes ini sehat," lanjutnya.

Selain itu, setiap capres menurut Rhoma memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Jadi tidak boleh underestimate melihat calon lain atau pun terlalu percaya diri dengan diri sendiri. "Nobody's perfect. Saya tidak ingin mengomentari seseorang dari para beliau," tegasnya.

Dia juga tak menampik akan menghadiri acara deklarasi pencapresan Jokowi, asal ada undangan. "Kalau ada undangan kenapa tidak," kata Rhoma.

Rhoma menegaskan, dirinya akan mendukung siapa pun presiden yang nantinya dipilih rakyat tanpa ingin mencari perbedaan di antara para capres.

"Begini, siapa pun pemenang nanti itu presiden kita yang harus kita dukung bersama. Tidak boleh ada gap, kesenjangan antara kita semua. Siapa pun yang jadi itulah pilihan bangsa, konsekuensinya harus mendukung itu," tandas Rhoma. (Raden Trimutia Hatta)

Baca juga:

Mega Tulis Tangan Surat Penunjukan Jokowi Capres

Jadi Capres PDIP, Jokowi Sudah Dapat Restu Keluarga

Puan Baca Surat Megawati: Dukung Jokowi Sebagai Capres

Jokowi Capres PDIP, Anis Matta Puji Megawati

Jokowi Capres PDIP, Pengamat: Peta Politik Berubah 180 Derajat

Jokowi Capres, Golkar: PDIP Ingkar Janji