Sukses

`Batavia Food Festival` Sajikan Kuliner Betawi Peranakan Cina

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta ke-486 tahun, yang jatuh pada tanggal 22 Juni mendatang, banyak tempat makan di kota metropolitan yang berlomba-lomba menyajikan kuliner khas Betawi.

Jika restoran, hotel, atau tempat makan lainnya lebih menyajikan kuliner asli Betawi zaman dulu, tak begitu dengan Cafe Sirih yang berada di Millennium Hotel Sirih, Jakarta Pusat. Dengan tema 'Batavia Food Festival', cafe tersebut akan menyajikan berbagai hidangan khas Betawi peranakan China.

"Tahun ini hotel kami mencoba untuk mengeksplor secara lebih kuliner khas betawi peranakan Cina. Kemungkinan kegiatan seperti ini akan menjadi kegiatan reguler di hotel ini," terang Director of Food and Beverage, Yudiawan, di Cafe Sirih, Millennium Hotel Sirih, Jakarta, yang ditulis Jumat (14/6/2013).

Dipilihnya hidangan betawi peranakan Cina tahun ini, karena tanpa disadari banyak orang yang senang dengan kuliner kota tersebut, ada sedikit sentuhan Cina di dalamnya. Dan itu tidak asli betawi 100 persen. "Contohnya saja lontong cap gomeh, ikan gabus pucung, dan ayam gulung ngohiong betawi. Itu memang makanan khas betawi, tapi ada sentuhan etnis Cina di dalamnya," terang Executive Chef Cafe Sirih, Heriyanto.

Sebagai ketua tim kuliner betawi peranakan Cina, Heriyanto mengungkapkan bahwa selama adanya festival seperti ini, yang lebih dikedepankan adalah makanan tempo dulu betawi, dan tak ada yang mengangkat makanan khas peranakan. Untuk itu, di kesempatan kali ini dirinya akan mengeksplor lebih jauh lagi.

Ada 20 jenis makanan yang akan disajikan

Beberapa menu andalan siap disajikan Heriyanto bersama timnya. Kabarnya, akan ada 20 jenis makanan khas yang siap dihidangkan pada Batavia Food Festival kali ini.

"20 jenis makanan itu gabungan antara kuliner khas betawi asli dan peranakan. Tapi, dalam 1 hari itu tidak semuanya dihidangkan, tapi bergantian. Ada perputaran menu," terang Heriyanto.

Makanan yang akan disajikan dalam Batavia Food Festival nanti antara lain Ayam Gulung Ngohiong betawi, Ikan Gabus Pucung, Asem-asem Daging, Dodol Betawi, Kembang Goyang, Selendang Mayang, Kue Pancong, dan masih banyak jenis lainnya.

"Masih banyak deh. Makanya, datang saja pas Batavia Food Festival ini berlangsung," tambah Heriyanto.

Tapi, bagi kamu penggemar berat kerak telor, siap-siap untuk kecewa. Kenapa? Karena dalam festival kuliner kali ini, pihak Cafe Sirih tidak akan menyajikannya.

"Tidak disajikan bukan berarti menghilangkan kerak telor, ya. Soalnya, kami ingin menyajikan menu yang berbeda dari tempat lainnya. Saya yakin, semua tempat biasanya akan menyajikan makanan ini," pungkas Heriyanto.

Berlangsung selama 6 hari

Batavia Food Festival akan diadakan selama 6 hari, dari 17 sampai 22 Juni 2013.  Pembukannya acara sendiri akan diselenggarakan pada Senin, 17 Juni 2013 pukul 18.00 WIB di Cafe Sirih.

Dalam pembukaannya, akan hadir pula Dr Tinia Budiati MA selaku Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, dan turut hadir pula Miss Tourism Asi 2012 Reinitta Arlin Puspita.

Menurut Yudiawan, Batavia Food Festival ini akan digelar dalam konsep Buffet (makan sepuasnya / all you can eat). Dan masing-masing penikmatnya akan dikenakan biaya Rp 150.000 ++ pada saat makan siang, dan Rp 165.000 ++ pada saat makan malam.

"Makan siang dari pukul 11.30 sampai 14.30 WIB, dan makan malam dari pukul 17.30 WIB," terang Yudiawan.

Selaku General Manager di hotel tersebut, Manny berharap para tamu yang hadir dapat terkesan dengan apa yang disajikan cafe tersebut.

"Saya berharap para tamu berkesan ketika hadir di hotel kami ini, dan menikmati sajian yang ada," harapnya.
 
(Adt/Abd)

    Dua Petani Tewas Tertabrak di Tepi Sawah

    Tutup Video
    Loading