Sukses

Ada yang Mengacu pada Masa Prasejarah, Ini 4 Jenis Diet yang Bisa Anda Coba!

Liputan6.com, Jakarta Untuk menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan diet. Yup, aktivitas satu itu merupakan cara mengatur pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Eits, tapi tak semua diet ditujukan untuk menurunkan berat badan lho. Ada beberapa diet yang dilakukan sebagian orang karena mengidap penyakit tertentu. Hal tersebut dilakukan guna mengatur segala nutrisi yang masuk ke tubuh. 

Untuk itu, ada beberapa jenis diet yang bisa Anda lakukan dan terapkan. Apa saja? Simak macam-macam jenisnya di bawah ini. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Diet Atkins

Dilansir dari Halodoc, diet atkins merupakan diet yang bertujuan untuk mengendalikan asupan karbohidrat. Sebagai gantinya, konsumsi lemak bisa ditingkatkan.

Diet atkins membolehkan seseorang untuk mengonsumsi lemak. Tapi, lemak yang dikonsumsi bukan lemak jahat, melainkan lemak baik.

Menu diet atkins bersumber pada makanan dengan kandungan protein murni, lemak HDL, dan sayuran tinggi serat. Pola makan yang rendah karbohidrat ini bisa meningkatkan metabolisme, sehingga tubuh bisa membakar lebih banyak simpanan lemak dalam tubuh.

Diet Mediterania

Untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, diet mediterania sangat cocok untuk dijalankan. Diet ini menggabungkan kebiasaan hidup sehat tradisional dengan orang yang hidup di wilayah yang berbatasan dengan Laut Mediterania.

Ketika menjalankan diet ini, Anda diharuskan untuk mengonsumsi jenis makanan sehat, kayak akan kandungan sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi sedikit ayam, daging merah, serta lemak tak jenuh yang bersumber dari minyak zaitun. 

3 dari 3 halaman

Diet Keto

Diet ini menganjurkan Anda untuk mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan protein, tapi rendah karbohidrat. Hal itu berguna untuk mendapatkan asupan kalori yang banyak dari protein dan lemak.

Dari sana, proses ketosis pun berjalan. Proses tersebut merupakan kondisi ketika tubuh tidak lagi ada asupan karbohidrat (glukosa) sebagai sumber makanan untuk diproses menjadi energi. 

Untuk mengganti energi yang hilang dari gula, protein dan lemak yang dikonsumsi menjadi penting peranannya. Dengan itu, penurunan berat badan bisa terjadi secara tepat.

Diet Paleo

Masih ingat dengan paleolitikum? Ya, itu adalah fase kehiduoan manusia pra sejarah. Nama diet ini mengacu pada pola konsumsi makanan manusia di era tersebut.

Pada fase prasejarah, manusia memakan apa yang tersedia di sekitarnya. Begitu pun diet ini, Anda hanya mengonsumsi makanan yang sudah tersedia. Akan tetapi, Anda harus mengolah makanan tersebut dengan cara dikukus atau dibakar. 

Selain bisa menurunkan berat badan, diet paleo juga bisa meminimalisir risiko penyakit jantung, diabetes, hingga kanker.

Itulah empat jenis diet yang bisa Anda lakukan. Agar tubuh tetap terjaga kesehatannya, Anda juga harus rutin mengonsumsi air mineral yang memiliki mineral esensial, ya!

 

(*) 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS