Sukses

Turunkan Laju Penularan COVID-19, Perlu Cepat Identifikasi Kontak Erat

Liputan6.com, Jakarta Untuk menurunkan laju penularan COVID-19 perlu melakukan identifikasi kontak erat dengan cepat. 

Melihat situasi sekarang, menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi, seluruh provinsi dan kabupaten/kota harus meningkatkan upaya pemeriksaan kontak erat COVID-19. Ini karena rasio kontak erat dengan jumlah penduduk masih rendah, yaitu kurang dari 5 kontak erat per minggu.

Sementara itu, target pemeriksaan yang diharapkan adalah lebih dari 9 kontak erat per minggu.

“Oleh karena itu, diharapkan pemerintah daerah meningkatkan kapasitas pelacakan (tracing) dengan melibatkan kader, mahasiswa, bidan desa atau babinsa dan babinkamtibmas," terang Nadia saat memberikan keterangan pers harian PPKM Darurat, Rabu (21/7/2021).

"Dalam tracing COVID-19, Kementerian Kesehatan telah mendukung operasionalnya melalui Bantuan Biaya Operasional Kesehatan (BOK) puskesmas."

 

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

2 dari 5 halaman

Kabupaten Demak dan Deli Serdang Masuk Kategori Tracing Cukup Baik

Siti Nadia Tarmizi menambahkan, saat ini Kabupaten Demak dan Kabupaten Deli Serdang menunjukkan hasil tracing yang masuk kategori sedang atau cukup baik.

Di Kabupaten Demak, 7,86 rasio kontak erat dan Kabupaten Deli Serdang 6,10 per 21 Juli 2021. Adapun kabupaten/kota lain masih terbatas dalam hal tracing.

“Marilah kita bersama saling berkolaborasi dan membantu menangani situasi yang sedang sulit ini,” tambah Nadia melalui pernyataan tertulis yang diterima Health Liputan6.com.

3 dari 5 halaman

3 Kabupaten/Kota dengan Capaian Testing di Atas 90 Persen

Terkait pemeriksaan (testing), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, jumlah testing nasional meningkat. Namun khusus capaian terhadap target testing dan tracing di daerah PPKM Level 4 masih rendah, terutama 3 hari terakhir mengalami penurunan.

Begitu juga angka positivity rate, terlihat masih di atas 5 persen dan di beberapa propinsi angka ini terlihat meningkat. Hal ini masih menunjukkan adanya penularan virus Corona luas di masyarakat.

Perlu ada penambahan testing untuk segera mengidentifikasi kasus yang sakit dengan populasi yang sehat, sehingga bisa memutuskan penularan COVID-19.

Nadia menyebut, capaian testing 3 hari terakhir hanya 5 kabupaten/kota yang mencapai target di atas 90 persen, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Kota Surakarta, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Sumenep. Untuk kabupaten/kota PPKM level 4, testing harus ditingkatkan, terutama saat akhir pekan dan hari libur.

Untuk memaksimalkan penemuan kasus serta menurunkan positivity rate, testing terhadap suspek dan kontak erat harus terus ditingkatkan.

4 dari 5 halaman

Infografis Awas Perokok Lebih Rentan Tertular Covid-19

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini: