Sukses

Cek Fakta Kesehatan: Minyak Kayu Putih Bisa Obati COVID-19?

Liputan6.com, Jakarta Minyak kayu putih dikabarkan membuat pasien positif COVID-19 sembuh. Informasi tersebut beredar viral secara broadcast di aplikasi berbagi pesan WhatsApp. Informasi soal minyak kayu putih ditulis oleh Idrianti Idrus.

Disebutkan untuk menangani orang yang positif COVID-19 dengan cara menuangkan minyak kayu putih secukupnya ke jari. Lalu letakkan jari tersebut di tengah lidah.

Lakukan satu hari 3 - 4 kali dan diklaim orang yang sudah positif COVID-19 dapat sembuh sepenuhnya.

Berikut ini isi lengkap kabar minyak kayu putih yang viral:

Mulai skrang jgn mau ditakut² ti Covid 19.. dan jgn keburu minta dites..Tolong ini di baca baik² sampai selesai...

Ini tulisan anaknya Prof Idrus Paturusi namanya dr Indrianti Idrus, Sp.KK

INFO INI SEMOGA BERMANFAAT

P E N T I N G  !!          Bahwa

MINYAK KAYU PUTIH BISA MENGHAMBAT REPLIKASI VIRUS.

Prof. Idrus Paturusi.

LAWAN COVID-19 Minyak KAYU PUTIH. Prof Idrus Paturusi UNIVERSITAS HASANUDDIN

Oleh : Dr. Idrianti Idrus Sp.KK

Kisah Nyata.. Setelah di Vonis Positif COVID-19, Ayahku Langsung Masuk ke Ruang isolasi RS. Unhas di Temani Ibu. Pada hari ke dua atau hari ke tiga, saya di Sarankan oleh Sahabat Ayahku Dr. Murni, Sp.B. agar Bapak di Berikan Minyak Kayu Putih.

Ibu ku Memang Pecinta Minyak Kayu Putih dan Minyak Tawon dari dulu dan rajin Menggosokan Minyak Minyak ini di Tubuhnya. Ayah Pun Sangat Suka dengan Minyak Kayu Putih karena Pengalamannya saat Kecil Selalu di Balur Minyak Kayu Putih. Jadi Masuk di Kamar isolasi pun Persediaan Minyak Kayu Putih Sudah ada.

Singkat Cerita, Ayah dan Ibu ku Memakai Minyak Kayu Putih Merasakan Dadanya Plong dan Lega.

Alhamdulillah.. Setelah Swab ke Tiga dan ke Empat, Ayahku Negatif dan Bisa Keluar dari RS. Akhirnya Banyak yang Telepon ke Ayahku, Termasuk Salah Satu Pejabat Pusat yang Kenal Dekat dan Ketika itu Hasil Rapid-Test nya Ayahku adalah Positif. Karena teman, Ayahku Memberitahukan Tentang Semua Pengobatan yang Ayah pakai yaitu Minyak Kayu Putih.

Saya Sempat Kesal pada orang-orang yang Menawarkan Berbagai Macam Obat dan Suplemen., Karena Tidak Semua Suplemen Bisa Menyembuhkan COVID-19.Akan Tetapi saat ini banyak orang yang Memanfaatkan Situasi ini dengan Menjual Suplemen atau Obat, yang Katanya : ini adalah Obat yang Paling Mujarab untuk Para Pasien COVID-19.

Karena kami orang dari Akademisi, Tentu Harus Melakukan Beberapa Penelitian untuk Mendapatkan Suatu Terapi and its a Long Journey.

Akhirnya Ayahku Membentuk Team di Awal Bulan April 2020, Meneliti Efek dari Minyak Kayu Putih ini.Karena Minyak Kayu Putih Sangat Masuk Akal Bisa Menghambat Replikasi Virus.

Ayah pun Melakukan Sedikit Literature Review dan Mendapat Beberapa Jurnal Pendukung Kalau Minyak Kayu Putih ini, Ternyata Manfaatnya Sangat Banyak. - Anti Bakteri.- Anti Jamur.- Bisa Menginaktivasi Airborne Virus. - 1,8-Cineole yang Merupakan Zat Aktif Minyak Kayu Putih bisa Sebagai Anti Inflamasi.- Kandungan Eucalyptus-nya Berfungsi Sebagai Ekspektoran, Mukolitik dan Decongestan.

Ketika Melakukan Pertemuan Melalui Zoom dengan Anggota Team Peneliti yang diKetuai oleh Prof. Elly dari Farmasi. Maka kami Mendapatkan lagi Tambahan Beberapa Jurnal Pendukung bahwa :Unsur dari Kayu Putih yang Bernama Eucalyptus Bisa Bertindak Sebagai Anti Virus.

Penelitian kami pun Berjalan Sejak itu. Team kami Gabungan dari Para Dosen Unhas yang Berada di Makassar, Inggris, Jepang dan Korea Selatan. Sehingga Penelitian kami Menghasilkan Sesuatu yang Berguna untuk Para Pasien COVID-19.

1. Ambil Minyak Kayu Putih Secukupnya, lalu di Balurkan ke Badan. Fungsinya Sebagai Penghangat Tubuh dan agar Lebih Fresh.

2. Untuk Menangani orang yang Positif Covid-19. Caranya yaitu: - Tuangkan Minyak Kayu Putih Secukupnya ke Jari.- Letakkan jari tsb di Tengah Lidah. Lakukan satu hari 3 - 4 kali. Hasilnya: Orang yang Sudah Positif Covid-19, Insya Allah Negatif.

3. Minum Teh Hangat yang Telah diTetesi Satu Tetes Minyak Kayu Putih, lalu di Minum Selagi Hangat. Lakukan Sehari 2 - 3 kali.

Semoga Bermanfaat.. Berbagi info. Mg manfaat.

2 dari 4 halaman

Tulisan yang Sudah Diubah

Penelusuran Health Liputan6.com menemukan, informasi minyak kayu putih dari tulisan Idrianti Idrus mulai merebak pada akhir Mei 2020. Dalam akun Instagram pribadi Idrianti, ia mengklarifikasi, kabar tersebut tidak sepenuhnya benar.

"Banyak yang menyebarkan tulisan saya tentang "Prof Idrus dan minyak kayu putihnya" lalu kata-katanya diubah dan ditambah-tambah," tulis Idrianti yang diunggah pada 1 Juni 2020.

Ia pun mengunggah tulisan aslinya yang diberi catatan Disclaimer, sebagai berikut:

Prof Idrus dan Minyak Kayu Putihnya

By dr. Idrianti Idrus SpKK

Disclaimer: (Terapi ini masih dalam penelitian jadi belum bisa dikatakan kalau ini adalah obat CoVid 19)

Setelah di vonis Positif COVID 19 , Bapak langsung masuk ke Ruang Isolasi ditemani dengan belahan hatinya ibu saya Banyak orang orang baik memberikan suplemen, kurma ajwa, madu herbal dan jamu racikan seorang dokter, termasuk adik adik bapak yang langsung ke Makassar membawakan Suplemen

Hari kedua atau hari Ketiga Bapak di ruang isolasi, saya ditelp oleh sahabat beliau dr. Murni SpB dan menyarankan agar bapak diberikan Minyak Kayu Putih

FYI , ibu saya memang pecinta minyak kayu putih dan minyak tawon sedari dulu , dan rajin menggosokan minyak minyak ini di tubuhnya. Dan Bapakpun sangat suka dgn minyak kayu putih karena pengalamannya saat kecil selalu di balur minyak kayu putih sejak masih kecil. Jadi masuk di kamar isolasi pun persediaan minyak kayu putih sudah ada.

Singkat cerita Bapak dan Mama memang sudah memakai minyak Kayu putih dan memang merasakan dada nya makin plong dan lega. Alhamdulillah setelah swab ke tiga dan ke empat bapak negatif, bisa keluar RS dan akhirnya banyak yang telp Bapak, termasuk salah satu pejabat pusat yg kenal sangat dekat dan ketika itu hasil rapid beliau Positif.

Karena teman, Bapak beritahukan ttg semua pengobatan dan suplemen yang bapak pakai ...termasuk minyak kayu putih ini .... Saya sempat kesal krn semua suplemennya ini belum tentu bisa menyembuhkan covid 19, tetapi banyak yang memanfaatkan situasi dan mengklaim kalau ini suplemen tsbt adalah obat covid 19

Karena kami akademisi jadi tentunya harus melakukan beberapa penelitian tertentu untuk mendapatkan suatu terapi and its a long journey

Akhirnya Bapak membentuk tim di Awal bulan April 2020 ini untuk meneliti efek Minyak kayu putih ini, karena bagi Bapak sangat masuk akal kalau minyak kayu putih bisa menghambat replikasi virus, Bapak pun melakukan sedikit literature review dan mendapat beberapa jurnal pendukung kalau minyak kayu putih ini, ternyata manfaatnya sangat banyak. Selain mempunyai efek sebagai antibakteri, anti jamur, ternyata juga bisa menginaktivasi airborne virus.

View this post on Instagram

Prof Idrus dan Minyak Kayu Putihnya By dr. Idrianti Idrus SpKK Disclaimer: (Terapi ini masih dalam penelitian jadi belum bisa dikatakan kalau ini adalah obat CoVid 19) Setelah di vonis Positif COVID 19 , Bapak langsung masuk ke Ruang Isolasi ditemani dengan belahan hatinya ibu saya Banyak orang orang baik memberikan suplemen, kurma ajwa, madu herbal dan jamu racikan seorang dokter , termasuk adik adik bapak yang langsung ke Makassar membawakan Suplemen Hari kedua atau hari Ketiga Bapak di ruang isolasi , saya ditelp oleh sahabat beliau dr. Murni SpB dan menyarankan agar bapak diberikan Minyak Kayu Putih FYI , ibu saya memang pecinta minyak kayu putih dan minyak tawon sedari dulu , dan rajin menggosokan minyak minyak ini di tubuhnya . Dan Bapakpun sangat suka dgn minyak kayu putih karena pengalamannya saat kecil selalu di balur minyak kayu putih sejak masih kecil Jadi masuk di kamar isolasi pun persediaan minyak kayu putih sudah ada . Singkat cerita Bapak dan Mama memang sudah memakai minyak Kayu putih dan memang merasakan dada nya makin plong dan lega . Alhamdulillah setelah swab ke tiga dan ke empat bapak negatif , bisa keluar RS dan akhirnya banyak yang telp Bapak, termasuk salah satu pejabat pusat yg kenal sangat dekat dan ketika itu hasil rapid beliau Positif . Karena teman, Bapak beritahukan ttg semua pengobatan dan suplemen yang bapak pakai ...termasuk minyak kayu putih ini .... Saya sempat kesal krn semua suplemennya ini belum tentu bisa menyembuhkan covid 19 , tetapi banyak yang memanfaatkan situasi dan mengklaim kalau ini suplemen tsbt adalah obat covid 19 Karena kami akademisi jadi tentunya harus melakukan beberapa penelitian tertentu untuk mendapatkan suatu terapi and its a long journey Akhirnya Bapak membentuk tim di Awal bulan April 2020 ini untuk meneliti efek Minyak kayu putih ini , karena bagi Bapak sangat masuk akal kalau minyak kayu putih bisa menghambat replikasi virus , Bapak pun melakukan sedikit literature review dan mendapat beberapa jurnal pendukung kalau minyak kayu putih ini, ternyata manfaatnya sangat banyak. Selain mempunyai efek sebagai antibakteri, anti jamur, ternyata juga bisa menginaktivasi airborne viru

A post shared by dr. Idrianti idrus SpKK,MKes (@dr.eche_idrus) on

3 dari 4 halaman

Eucalyptus Bersifat Antivirus

Eucalyptus yang merupakan tanaman bahan baku pembuatan minyak kayu putih bisa bersifat antibakteri dan antivirus. Penelitian tentang potensi eucalyptus pernah diunggah Badan Litbang Kementerian Pertanian. Namun, penelitian tersebut tidak menggunakan minyak kayu putih, melainkan minyak atsiri yang juga terbuat dari eucalyptus.

Minyak atsiri adalah minyak yang diekstraksi dari tumbuh-tumbuhan. Proses ekstraksi biasanya dilakukan melalui distilasi uap dan pengepresan dingin. Penggunaan minyak atsiri sebagai aromaterapi dan dipercaya merangsang sistem penciuman.

Pada tulisan berjudul Balitbangtan Teliti Potensi Eukaliptus sebagai Anti Virus yang dipublikasikan pada 11 Mei 2020 memaparkan, eucalyptus ada senyawa 1,8-cineole yang juga disebut eucalyptol memiliki aktivitas anti virus, anti inflamasi, dan anti mikroba. Senyawa tersebut merupakan komponen utama dari minyak atsiri yang ditemukan dalam daun eucalyptus.

“Dari sekian banyak minyak atsiri, salah satunya minyak atsiri di eucalyptus yang di dunia ada 700 spesies. Kita uji secara molecular docking untuk melihat kecocokan bahan aktif dan potensi membunuh virus dari sekian banyak minyak atsiri yang kita miliki,” terang Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry pada acara peluncuran produk anti virus corona berbasis eucalyptus, Jumat (8/5/2020).

Mengutip laman Balitbangtan, setelah uji molecular docking, dilakukan uji in vitro di laboratorium Biosafety Level 3 (BSL-3). Hasilnya menunjukkan, Eucalyptus sp. bisa membunuh 80 – 100 persen beberapa virus.

“Setelah kita uji ternyata data yang kita peroleh, Eucalyptus sp. yang kita uji bisa membunuh 80-100 persen virus, mulai dari avian influenza hingga virus corona. Setelah hasilnya kita lihat bagus, kita lanjutkan ke penggunaan nanoteknologi agar kualitas hasil produknya lebih bagus,” jelas Fadjry.

Riset daya antivirus eucalyptus yang dilakukan Balitbangtan dapat memberikan informasi ilmiah tentang potensi tanaman tersebut sebagai anti virus.

Yang menjadi catatan, penelitian tersebut belum menggunakan virus Sars-CoV-2, penyebab COVID-19. Virus corona yang digunakan dalam penelitian adalah virus corona jenis lain (tidak disebutkan jenisnya).

4 dari 4 halaman

Kategori Disinformasi

Terkait minyak kayu putih dari tulisan Idrus yang sudah diubah, bahkan disebut-sebut sembuhkan COVID-19, Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah menyatakan, informasi tersebut termasuk kategori disinformasi. Artinya, informasi yang hoaks.

Kominfo mengunggah informasi tersebut pada 1 Juni 2020.

Dari informasi Balitbangtan, potensi eucalyptus untuk menyembuhkan virus Sars-CoV-2, penyebab COVID-19 belum diteliti. Mereka baru meneliti potensi eucalyptus menggunakan virus Corona jenis lain.