Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Orgasme Pakai Vibrator Bikin Kecanduan, Benarkah?

Liputan6.com, Jakarta Cara kerja vibrator dapat membantu Anda orgasme lebih cepat dan mudah. Dalam hal ini, Anda mungkin pernah mendengar, vibrator bisa membuat kecanduan.

Alat bantu seks ini memang cepat dan instan untuk meraih orgasme. Akibatnya, Anda terus kembali menggunakan vibrator.

Jika penggunaan vibrator terlalu sering, maka Anda akan mengalami masalah orgasme saat berhubungan seks atau oral. Ini karena Anda sudah terbiasa menggunakan vibrator. Vibrator jadi satu-satunya cara meraih orgasme.

Lantas apakah hal tersebut dapat dikatakan sebagai kecanduan vibrator?

Dokter obestetri dan ginekologi, Maureen Whelihan dari Center for Sexual Health and Education, Amerika Serikat menjelaskan, tidak mungkin wanita menjadi kecanduan secara klinis terhadap vibrator.

“Kecanduan menyiratkan 'penyalahgunaan hal tertentu. Jadi, Anda tidak dapat dibilang kecanduan vibrator,” kata Maureen, dikutip dari Glamour, Rabu, 20 Februari 2019.

Terapis seks Ian Kerner juga setuju bahwa tidak ada bukti penggunaan vibrator membuat kecanduan. Kecanduan mengacu pada perubahan struktural di otak yang mencakup pembiasaan dan rencana intens untuk menemukan kembali kepuasan dari suatu hal.

 

 

Simak video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Ketergantungan pada vibrator

Yang paling menarik, para ahli lain mengungkapkan, Anda bisa menjadi ketergantungan pada vibrator. Kerner menunjukkan, vibrator cukup hebat.

"Dalam pekerjaan saya sebagai terapis seks, vibrator memainkan peran besar dalam kesehatan seksual wanita secara keseluruhan dan kesehatan pasangannya juga," tambahnya.

Yang perlu diingat, hampir selalu lebih mudah orgasme dengan menggunakan vibrator, terlebih lagi wanita yang sibuk bekerja. Mereka jadi punya kesabaran menikmati sensasi dan membiarkan kegembiraan terbangun dengan vibrator.

Kenikmatan seksual lebih mudah diperoleh saat menggunakan vibrator, menurut Maureen. Di sisi lain, beberapa wanita mengakui, vagina terasa peka setelah terlalu banyak menggunakan vibrator.

Jika ini terjadi pada Anda, Kerner merekomendasikan, beristirahat sejenak tidak menggunakan vibrator selama beberapa hari.

Aksi Sekelompok Orang Pukul Buaya dengan Palu
Loading
Artikel Selanjutnya
Ngeri, Pasangan Virtual Siap Ganti Peran Manusia dalam Percintaan?
Artikel Selanjutnya
3 Manfaat Menakjubkan Air Mani untuk Kesehatan