Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Apa yang Terjadi Kalau Tak Langsung Kencing Usai Bercinta?

Liputan6.com, Jakarta Anda mungkin pernah mendengar saran bagi wanita untuk pipis alias buang air kecil setelah bercinta. Tapi, ini berlaku untuk wanita atau pria? Bagaimana kalau tidak langsung kencing usai seks?

Sejumlah ahli mengatakan, wanita yang kencing setelah seks bisa menurunkan risiko dari terkena infeksi saluran kemih (ISK). Anda tidak harus langsung kencing setelah melakukan hubungan seks.

Profesor obstetrics dan gynecology, serta co-director Program Kesehatan Menopause, New York University, Frederick Naftolin, menjelaskan orang-orang dengan vagina atau wanita harus kencing setelah bercintauntuk mengurangi risiko dari terinfeksi.

Naftolin mengatakan seorang dengan vagina berisiko lebih tinggi mengalami infeksi bukan karena bakteri bisa memperbanyak diri, tapi karena vagina dekat dengan uretra saluran kencing dan anus. Ini berbeda dengan buah zakar.

Menurutnya, jarak dengan uretra lebih dekat ketimbang seseorang yang berpenis, ini yang membuat bakteri dari anus mudah ke uretra dan kemudian ke kandung kemih. 

 

Saksikan juga video berikut ini:

 

 

2 dari 2 halaman

Berlaku untuk wanita

Selain itu Naftolin menjelaskan, seks meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi ketika orang-orang melakukan foreplay alias pemanasan, kemudian menggesekkan di sekitar uretra membuatnya meradang dan mulai mengeluarkan cairan lubrikasi dan dan cairan itu tempat yang bagus untuk perkembangan bakteri.

Karena inilah, lanjut Naftolin, kencing setelah seks itu penting untuk membersihkan bakteri sebelum sampai ke kandung kemih.

Infeksi saluran kemih itu disebabkan bakteri E.coli yang pindah dari dubur ke kandung kemih melalui uretra. "Urine di dalam kandung kemih itu steril, sehingga kandung kemih tak memiliki banyak pertahanan untuk melawan bakteri," kata Naftolin seperti dikutip Insider.

Aturan kencing setelah berhubungan seks ini menurut Naftoline juga berlaku untuk dua wanita yang tak melakukan hubungan penetrasi. Wanita yang berhubungan seks baik seks vagina atau seks oral juga penting untuk kencing karena area tersebut juga terekspos.

Untuk kaum pria, kata Naftolin, tidak perlu terburu-buru kencing setelah berhubungan seks. Pria memiliki tabung yang lebih lanjang di antara luar dan kandung kemih. Sehingga mereka jarang terkena infeksi saluran kemih.

Menurutnya, infeksi saluran kemih lebih umum terjadi pada wanita, tapi laki-laki juga bisa mengalaminya.

Orang-orang yang memiliki buah zakar juga sama-sama tak benar-benar imun dari infeksi. Naftolin mengatakan, sangat mungkin pria mengalami infeksi prostat, sama seperti infeksi saluran kemih selama penis konstan kontak dekat dengan anus. Pada kasus ini, Naftolin menyarankan menggunakan kondom selama berhubungan seks untuk mencegah infeksi.

Artikel Selanjutnya
5 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Pria Saat Bercinta
Artikel Selanjutnya
Top 3: Bahayanya Terlalu Banyak Bercinta