Sukses

6 Tanda Dini Serangan Jantung

Liputan6.com, Jakarta Beberapa tanda peringatan penyakit jantung yang sering kita dengar adalah tekanan darah tinggi, stres, diabetes dan sebagainya. Ternyata, ada banyak tanda-tanda lain yang selama ini mungkin tidak Anda sadari. Tanda-tanda tersebut diharapkan dapat memberikan peringatan bagi Anda sejak awal.

Berikut ini, merupakan tanda dini serangan jantung yang tidak pernah Anda ketahui sebelumnya, seperti yang dilansir Boldsky, Selasa (26/9/2017).

1. Disfungsi seksual

Anda mungkin mengalami masalah seksual bersama pasangan Anda di tempat tidur. Gangguan pada jantung akan membuat pembuluh darah tidak berfungsi optimal dan menyebabkan gangguan seksual.

2. Pola kebotakan pria

Ternyata, pola kebotakan rambut pada kepala seseorang bisa menjadi tanda adanya gangguan sirkulasi. Menurut sebuah penelitian, ada korelasi antara botak pada kepala bagian belakang dengan penyakit jantung.

3. Mendengkur dan sleep apnea

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang serius di mana pernapasan sering berhenti selama tidur. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa saluran udara yang tersumbat pada orang dengan sleep apnea atau dengkuran mempunyai risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. 

 

Saksikan juga video berikut ini: 

 

2 dari 2 halaman

Migrain

4. Sering makan dan minum dalam kemasan plastik

Bahan kimia yang ditemukan dalam kemasan makanan dan minuman yang terbuat dari plastik sering disebut bisphenol A (BPA). Zat ini dapat menghasilkan molekul seperti estrogen sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung pada wanita.

5. Migrain

Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan, bahwa wanita yang mengalami migrain dengan gangguan penglihatan atau pendengaran setidaknya sebulan sekali atau lebih, mempunyai kemungkinan dua kali lebih besar terkena penyakit jantung. Ini adalah salah satu tanda peringatan serangan jantung.

6. Stres pernikahan

Setiap orang yang menikah tentu menginginkan kebahagian. Namun, adanya konflik dalam rumah tangga akan membuat stres, terutama pada wanita. Sebuah studi menunjukkan, bahwa wanita yang menderita stres perkawinan mempunyai resiko lebih tinggi terkena penyakit jantung.