Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

Verifikasi UmurStop di Sini

Pria yang Suka Simpan HP di Saku Celana Terancam Mandul?

Liputan6.com, Jakarta Isu terkait bahaya atau tidaknya radiasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan HP atau ponsel dalam kehidupan sehari-hari kita, terus diperdebatkan di kalangan masyarakat hingga saat ini.

Mengutip Huffington Post, Selasa (7/3/2017), Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat beberapa waktu lalu merilis informasi melalui situs resminya berupa bukti-bukti ilmiah yang menunjukan bahwa gelombang pancaran ponsel tidak sama sekali mempengaruhi kesehatan manusia yang menggunakannya.

“Berdasarkan data yang telah dikumpulkan yaitu bukti ilmiah, FDA berani menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara paparan radiasi HP dengan kerugian kesehatan manusia,” demikian tulisannya.

Pandangan ini tentunya mengundang kritik banyak orang serta memotivasi banyak peneliti lain untuk menganalisa lebih detil terkait dampaknya terhadap kesehatan manusia.

Setelah diteliti oleh sejumlah pihak lain, ada beberapa sudut pandang baru yang akhirnya terbentuk. Beberapa sudut pandang baru ini tidak sepenuhnya bertentangan dengan yang telah disampaikan oleh FDA.

FDA menilai radiasi HP tidak merugikan kesehatan manusia, sedangkan beberapa pihak lain justru menilai perilaku atau kebiasaan manusialah yang membuat dirinya rentan terkena radiasi HP.

2 dari 2 halaman

Menyimpan dalam saku celana bagi pria dan bra untuk wanita

Pendiri yayasan Environmental Health Trust, Devra Lee Davis mengatakan lewat situs resmi yayasannya bahwa radiasi HP sangat bisa merugikan kesehatan manusia jika sering disimpan atau diletakkan berdekatan dengan organ tubuh tertentu.

“Radiasi HP yang suka disimpan di dalam saku celana dapat mempengaruhi jumlah sperma pada laki-laki, mengancam kesuburannya dalam jangka panjang dengan kerugian terbesar membuatnya mandul,” jelasnya.

Davis lanjut menerangkan, “Sama mengerikannya, wanita yang suka menyimpan HP di dalam bra bisa terkena radiasi yang dapat memicu tumbuhnya tumor dan kanker."

Ia juga menambahkan, penyimpanan HP di tempat berdekatan dengan tubuh bisa juga memicu kanker otak, stres berlebih, transformasi radikal aktivitas dalam otak dan gangguan pendengaran akut.

Pandangan Davis mendapatkan dukungan dari pihak World Health Organization Agency (WHO) yang mana melalui serangkaian riset membuktikan bahwa HP masuk ke dalam daftar benda yang memaparkan karsinogen atau bisa menyebabkan kanker.

WHO menganjurkan setiap orang untuk menyimpan atau menaruh HP di tempat yang jaraknya 30 cm dari dirinya. Bahkan sangat disarankan saat menelpon untuk gunakan pengeras suara atau loud speaker agar tidak harus meletakkannya terlalu dekat dengan telinga secara terus-menerus.