Sukses

Ingin Diet? Segera Jauhi Makanan Ini

Liputan6.com, Jakarta Saat ini, banyak sekali metode diet yang berkembang. Diet membuat seseorang menahan nafsu makan, khususnya terhadap makanan yang lezat.

Namun, ada beberapa pakar yang menyarankan beberapa metode diet di mana Anda tetap bisa mengonsumsi makanan apapun dalam porsi yang terbatas.

Jika Anda benar-benar menginginkan tubuh langsing, sebaiknya Anda harus jauhi makanan berikut ini.

1. Camilan apapun yang mengandung karbohidrat

Ketika Anda makan kerupuk, sereal kering, roti atau kue beras saja, tubuh Anda mengubah karbohidrat menjadi gula, dan mengirimkannya langsung ke aliran darah. Hal tersebut membuat tubuh memproduksi insulin tambahan yang membantu tubuh segera menyerap gula.

Masalahnya, Anda akan berakhir dengan gula darah yang rendah dan membuat rasa lapar tetap muncul. Sehingga Anda akan lebih banyak makan makanan manis untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh.

Sebaiknya, pilih makanan ringan yang mengandung kombinasi karbohidrat dengan lemak sehat dan protein, seperti roti bersama selai kacang atau biskuit gandum dengan keju rendah lemak.

2. Makanan beku

Produsen makanan menciptakan makanan beku untuk disimpan dalam freezer dan bisa dimakan kapanpun Anda inginkan.

Makanan beku dibuat dengan campuran natrium atau sodium yang merupakan bahan pengawet alami. Setiap gigitan dalam produk makanan beku ini mengandung banyak kalori yang tetap tak bisa memuaskan perut Anda.

Anda bisa mencoba membuat makanan beku sendiri di rumah. Caranya, buatlah menu makan malam lebih banyak. Simpan sebagiannya ke dalam freezer. Atau, Anda bisa menyimpan sayuran dan protein beku dalam freezer seperti dada ayam atau burger vegetarian.

3. Wafer tinggi serat

Semua orang memang butuh serat untuk sistem pencernaan yang sehat serta membuat rasa kenyang lebih lama. Tetapi, hindari serat yang ada dalam wafer atau snack bar. Asupan serat harus konsisten sepanjang hari untuk mencegah kelaparan, menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi sakit perut.

Sebaiknya, konsumsi makanan berserat yang berasal dari buah dan sayuran. Buat camilan yang berasal dari buah dan sayuran untuk tetap menjaga asupan serat setiap hari.

4. Makanan rendah lemak

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang cenderung makan 30 persen lebih banyak saat mereka tahu makanan tersebut rendah lemak. Selain makan berlebih menggagalkan diet anda, ketika produsen makanan menghilangkan lemak dari makanan, mereka pasti menghapus beberapa rasa.

Untuk mengimbanginya, produk mereka ditambahkan gula dan ini tentu bisa bertentangan dengan diet Anda. Anda bisa tetap mendapatkan lemak sehat dengan mengonsumsi wortel dan dicelupakn ke guacamole, saus dari buah alpukat atau hummus yang terbuat dari minyak zaitun, sumber lemak sehat.

5. Jus

Banyak orang diet mengonsumsi jus sebagai alternatif diet. Tetapi, terkadang konsumsi berlebihan jus buah sama saja.

Anda mengonsumsi seluruh kalori dari buah tersebut. Fruktosa, gula alami pada buah membuat jus terasa manis. Tetapi, rasa manis ini justru bisa menumpulkan kemampuan tubuh mengenal rasa kenyang.

Akibatnya, Anda akan terus makan dalam jumlah banyak yang akan meningkatkan risiko terkena resistensi insulin dan diabetes.

6. Minuman dengan pemanis buatan

Katakan selamat tinggal pada soda diet dan semua minuman yang menggunakan kata "zero calories". Minuman dengan pemanis buatan justru membuat Anda untuk terus meminumnya lagi.

Sebaiknya, minumlah sparkling water atau minuman bebas kalori dengan karbonasi yang bisa membuat perut Anda terus merasa kenyang sehingga mengurangi porsi makan Anda.

7. Sekotak sereal

Jika Anda memiliki satu kotak besar sereal untuk disantap setiap hari, sebaiknya ganti dengan ukuran kecil. Karena, ukuran kecil bisa memancing Anda untuk makan lebih sedikit.

Ketika melihat isi kotak besar sereal masih banyak, Anda pun cenderung akan makan terus.

(Aluna Swara)