Sukses

Hasil Riset Diharapkan Tak Hanya Mentok di Lab Saja

Liputan6.com, Jakarta Peneliti hebat banyak tersebar di perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Berbagai studi yang memiliki manfaat hebat sering tercipta. Namun sayang, seringkali temuan hanya berhenti di laboratorium saja, tidak diaplikasikan dalam hal yang lebih luas bagi masyarakat.

Karena itu CEO Indonesia Innovation for Health (Innovate) dari Universitas Indonesia, Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG (K) berpendapat sangatlah penting sebuah universitas atau perguruan tinggi memiliki transfer technology office (TTO). Diharapkan lewat TTO, riset-riset karya peneliti di perguruan tinggi tersebut bisa dikembangkan dan bertemu dengan industri sehingga hasilnya bisa dinikmati banyak orang. 

"Setiap universitas harus punya TTO sehingga risetnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Jadi jangan mentok di lab saja atau orgasme di lab saja," terang dokter Wiweko saat jumpa media bersama MERCK di Jakarta pada Selasa, (8/12/2015). 

Baca juga: 

Namun sayangnya masih banyak perguruan tinggi yang 'alergi' terhadap kehadiran industri, karena berpikir adanya komersialisasi riset. Menurut dr. Wiweko wacana tersebut harus diubah karena sebagai akademisi akan bekerja melakukan riset sebagai akademisi.

Menurut dr. Wiweko, TTO yang kini dipimpinnya memang baru saja dibentuk namun sudah terlihat dampak positif. "Fakultas Kedokteran UI menginisiasi TTO di bidang kesehatan dan sekarang efeknya sangat baik. Jadi industri kalau mau kerjasama dengan kita tahu harus kemana," terangnya.

Loading