Sukses

Manfaat Boneka bagi Anak, Bisa untuk Latihan Peran

Liputan6.com, Jakarta Hampir semua anak, terutama perempuan suka boneka. Tapi boneka ternyata tak sekadar mainan yang menghibur mereka. Boneka terutama yang berkarakter manusia punya manfaat mengasah imajinasi anak.
 
"Boneka dengan karakter manusia bisa memancing reaksi anak dan bisa mengembangkan daya imajinasinya.  Misalnya dengan boneka anak bisa bermain peran dan storytelling," terang psikolog anak Ajeng Raviando, Psi dalam acara Barbie's Day Out di Mal Kelapa Gading, Jakarta pada Kamis (9/10/2014).
 
"Pada saat bermain peran misalnya, boneka bisa jadi media untuk mengembangkan pemahaman terhadap situasi dan kondisi yang terjadi. Misalnya jadi seorang hairstylist, yang ia ketahui tentang profesi ini akan ia sampaikan di sini," tambah psikolog lulusan Universitas Indonesia ini.
 
Selain itu, lewat story telling dengan media boneka bisa mengasah kemampuan berkata-kata dan menggunakan bahasa (kemampuan verbal) untuk mengekspresikan makna yang dimaksud. 
 
Ada baiknya juga bagi orangtua, untuk ikut serta mendampingi anak saat bermain boneka sehingga sudah mengetahui di mana kemampuan verbal dan daya imajinasinya. 
 
"Anak-anak perlu didampingi orangtua saat bermain imajinasi, namun jangan batasi ia saat bermain. Misalnya 'barbie itu rambutnya jangan diikat', 'kok bajunya miring'. Orang tua hanya mendampingi dan membebaskan anak dengan imajinasinya," terang Ajeng.
 
Menurut Ajeng, saat menemani anak bermain boneka, orangtua juga bisa ikut serta ikut bermain peran. Misalnya saat bermain salon-salonan, boneka yang dimainkan sang anak sebagai hair stylist dan ayah sebagai customer. "Di sini orangtua tak sekedar menemani anak bermain, tapi juga membuat ikatan (bonding) yang kuat diantara keduanya," tandas Ajeng.
Tragedi Kabut Asap
Loading