Sukses

Makna Ibadah Haji dalam Persatuan Umat

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu tujuan disyariatkan ibadah haji,yakni sebagai ajang berkumpulnya umat Islam dalam jumlah sangat besar pada waktu yang sama, di tempat yang sama dan melakukan hal yang sama, dengan pakaian yang sama, dan tujuan dan seruan yang sama, yakni:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak (Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu).”

Amalan-amalan haji yang sangat agung ini mampu menyatukan segala perbedaan warna kulit, bahasa, asal negara, tingkat sosial, dan lain-lain. Juga,mampu menyatukan semuanya dalam satu kesatuan, sehingga semuanya merasa sebagai satu umat sebagaimana yang dikehendaki Allah, bukan berbagai umat seperti yang diinginkan musuh-musuh mereka.

Adalah mereka umat yang disatukan akidah, disatukan ibadah, yang disatukan syariat, disatukan akhlak, disatukan etika Islam, dan disatukan pemahaman. Tidaklah aneh kalau Allah menanamkan kaum muslimin dalam Firman-Nya :

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا ۗ وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنْتَ عَلَيْهَا إِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّنْ يَنْقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ

Artinya: Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia,menyuruh kepada yang makruf,dan mencegah dari yang mungkar, dan berimam kepada Allah. (QS Ali Imran: 110).

Dan Allah juga berfirman:

 إِنَّ هَٰذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ

"Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua agama yang satu dan aku adalah Tuhanmu.Maka sembahlah Aku" (QS Al-Anbiya: 92).

Musuh-musuh Islam tahu betul tentang nilai haji dalam mempersatukan, membangkitkan mereka, mengenalkan eksistensi serta jati diri mereka, dan menggungah mereka dari kelalaian-kelalaian mereka selama ini.

Satu hal yang terpenting yang harus diketahui setiap muslim tentang haji ialah, bahwa ia harus sadar sebagai bagian dari umat yang besar, umat yang satu, kiblat yang sama, dan umat tauhid. Yaitu umat yang menyatakan bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.

 

(Desti Gusrina)

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Cerita Petugas Haji Dianggap Saudara Hingga Angkat Jemaah Seringan Kapas
Artikel Selanjutnya
Fakta Operasional Haji Daerah Kerja Madinah dalam Angka