Sukses

Piala Dunia 2022: Jepang dan Korea Selatan Jadi Pahlawan Asia

Liputan6.com, Doha - Piala Dunia 2022 telah memasuki babak 16 besar. Acara yang digelar di Qatar ini dipenuhi banyak drama dan kejutan. 

Qatar mencatat sejarah sebagai tuan rumah Piala Dunia pertama yang gugur tanpa menang satu kali pun, ada pula kontroversi bendera pelangi, lalu kejutan Arab Saudi yang mengalahkan Argentina, hingga Jerman yang gagal menang di fase grup. 

Tim Asia juga berhasil menunjukkan kemampuan yang luar biasa di Piala Dunia 2022. Jepang dan Korea Selatan akan mewakili Asia di 16 besar. 

Jepang berada di Grup E yang merupakan "grup neraka". Pada grup ini, Tim Samurai Biru harus bertanding melawan Tim Panzer dan Tim Matador di Grup E.

Namun, Tim Samurai Biru berhasil memberikan kejutan ketika mengalahkan tim Jerman dengan skor 2-1. Dua pemain muda Ritsu Doan dan Takuma Asano menjadi pahlawan di pertandingan perdana Jepang tersebut.

Gelandang Spanyol, Marco Asensio mengumpan bola dari kawalan pemain Jepang, Kaoru Mitoma selama pertandingan grup E Piala Dunia 2022 di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Jumat, 2 Desember 2022. Hasil ini membuat Jepang lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup E dengan enam poin. (AP Photo/ Julio Cortes)

Pada pertandingan penutupnya di grup, Jepang juga berhasil menaklukan Spanyol dengan skor 2-1. Ritsu Doan kembali mencetak gol bersama dengan Ao Tanaka.

Jepang dan Spanyol akhirnya sama-sama melaju ke 16 besar. 

Timnas Korea Selatan juga berhasil menjadi perwakilan Asia di Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Portugal dengan skor 2-1 di Grup H. 

Perjuangan Korea Selatan cukup menarik diikuti. Awalnya, mereka seri melawan Uruguay, kemudian dikalahkan Ghana, hingga menang menang melawan tim Critiano Ronaldo. Portugal dan Korea Selatan sama-sama masuk 16 besar. 

Selanjutnya, Korea Selatan akan menghadapi Brasil dan Jepang harus mengalahkan Kroasia jika ingin terus maju. Apabila kedua tim Asia itu menang, maka mereka akan berhadapan di delapan besar.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Jelang Belanda vs AS

Belanda bertemu Amerika Serikat pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Sabtu (3/12/2022) pukul 22.00 WIB.

Pertandingan akan disiarkan langsung SCTV, Moji, dan juga dapat disaksikan melalui siaran streaming Vidio serta jaringan televisi satelit NEX Parabola. 

Tim Oranye lolos ke putaran gugur Piala Dunia 2022 sebagai juara Grup A, dengan Negeri Paman Sam melaju usai membuntuti Inggris di Grup B.

Kehadiran di fase knock out memperpanjang rekor impresif Belanda sepanjang mengikuti Piala Dunia pada 1934. Mereka selalu tampil di putaran 16 besar dan hanya tersisih dua kali di babak ini dua kali dalam 32 tahun, tepatnya tahun 1990 dan 2006.

Belanda boleh percaya diri bakal terus melenggang di bawah arahan Louis van Gaal. Sukses memaksimalkan kualitas pemain yang dimiliki, dia membawa Belanda tidak terkalahkan pada 18 pertandingan di seluruh kompetisi usai ditunjuk menggantikan Frank de Boer, Agustus 2021.

Meski mampu memenangkan persaingan sengit kontra Iran dan Wales di Grup B, Amerika Serikat tetap tidak diunggulkan pada pertandingan nanti. Kualitas skuad yang masih satu level di bawah Belanda jadi alasan di balik prediksi itu.

Rekor Amerika Serikat melawan wakil Eropa di Piala Dunia juga buruk. Terakhir kali berjaya pada 2002, mereka maksimal memetik enam hasil imbang pada 11 pertarungan versus tim UEFA. Amerika Serikat juga selalu disingkirkan tim Eropa pada babak gugur Piala Dunia.

Ketergantungan terhadap Christian Pulisic juga berpotensi merugikan Negeri Paman Sam. AS hanya mencetak dua gol di fase grup, dengan seluruhnya tercipta berkat kontribusi pemain Chelsea tersebut (satu gol, satu assist).

Kondisinya juga sedang meragukan karena cedera melawan Iran, meski Pulisic bertekad tampil pada pertandingan Belanda vs Amerika Serikat.

"Christian mengatakan siap melawan Belanda," kata gelandang Amerika Serikat Weston McKennie.

3 dari 4 halaman

Louis van Gaal Tebar Pujian

Timnas Belanda akan menghadapi Amerika Serikat di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar, Sabtu (3/12) malam waktu Indonesia. Belanda yang merupakan juara Grup A diyakini akan mendapatkan rintangan dari runner-up Grup B, Amerika Serikat.

Jelang laga, Pelatih Belanda, Louis van Gaal menebar pujian selangit untuk Timnas Amerika Serikat. Ia menyebut The Yanks merupakan tim yang kuat dan energik, khususnya secara fisik. 

Ia mengatakan Amerika Serikat juga telah menunjukkan bahwa mereka memiliki tim yang luar biasa. Bahkan menurutnya, Amerika Serikat adalah salah satu tim terbaik yang ada di Piala Dunia 2022 ini.

"Amerika Serikat adalah tim yang sangat energik, mereka memiliki pemain yang kuat secara fisik dan tangguh untuk lawan mana pun," kata van Gaal dilansir dari Metro UK.

Kendati demikian, mantan pelatih Manchester United itu yakin terhadap performa anak asuhnya. Menurut dia, The Oranje bakal mampu mengatasi agresifitas dari Amerika Serikat.

"Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk menang dan mengalahkan Amerika Serikat, itu saja," tegas van Gaal.

"Tim ini (Amerika Serikat) disetting dengan baik, tapi sekali lagi tidak ada yang tidak dapat kami atasi," tambah pelatih 71 tahun itu.

Belanda lolos ke babak 16 besar Piala Dunia dengan 7 poin hasil dari dua kali menang dan satu kali imbang. Sementara Amerika Serikat mengoleksi 5 poin hasil dari dua kali imbang dan satu kali kemenangan berada di bawah Inggris yang mengoleksi 7 poin.

4 dari 4 halaman

Isu Internal

Dari sisi non teknis, Belanda sedang dihadapkan pada isu internal setelah Memphis Depay blak-blakan mengaku tidak cocok disandingkan dengan Cody Gakpo di depan. Pemain Barcelona itu lebih memilih bermain bersama Steven Bergwijn.

"Saya sangat cocok dengannya (Gakpo) tapi saya pikir saya lebih suka bermain dengan Steven Bergwijn," kata Memphis.

"Dia (Bergwijn) bisa lebih lama menahan bola. Kalau Cody (Gakpo) lebih suka bermain cepat. Kami memang memiliki banyak pemain berbeda dengan kualitas," sambung Memphis.

Hal ini disayangkan oleh Louis van Gaal, menurutnya ucapan itu tidak pantas keluar saat ini karena tim sedang fokus di Piala Dunia 2022. Ia khawatir pernyataan Memphis bisa merusak fokus tim.

"Hal-hal ini memang wajar terjadi, para pemain memberikan pandangannya, tetapi apakah itu masuk akal atau tidak, itu masalah lain. Setiap orang memiliki pendapatnya sendiri, terutama di Belanda,” papar van Gaal.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS