Sukses

Varian Baru Virus Corona Inggris Kembali Ditemukan di Amerika Serikat, Kali Ini di New York

Liputan6.com, New York - Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan negara bagiannya telah menemukan kasus pertama dari jenis virus corona "Inggris" yang lebih menular. Temuan ini pun meningkatkan kekhawatiran tentang ancaman terhadap kapasitas rumah sakit jika menyebar dengan cepat di negara bagian itu.

Mengutip Channel News Asia, Selasa (5/1/2021), Cuomo mengatakan pada hari Senin bahwa seorang pria berusia 60-an yang tinggal di sebuah kota di utara Albany mengidap penyakit Virus Corona jenis baru dari Inggris. Pria yang sedang dalam masa pemulihan tersebut tidak melakukan perjalanan baru-baru ini, menunjukkan bahwa penyebaran komunitas sedang terjadi. 

New York telah melakukan 5.000 tes untuk strain baru - dan sejauh ini hanya menemukan satu kasus. 

Cuomo mengatakan itu bisa menjadi "perubahan permainan" jika strain baru meningkatkan rawat inap dan memaksa daerah untuk ditutup.

2 dari 4 halaman

Temuan Strain Virus Corona Baru di AS

Ini bukan kali pertama strain baru Virus Corona asal Inggris ditemukan di Amerika Serikat.

Sebelumnya, varian baru Virus Corona tersebut telah ditemukan di sejumlah negara bagian seperti California dan Colorado.

Bahkan, dalam kasus tersebut, warga AS yang terinfeksi diketahui tidak memiliki riwayat perjalanan dari Inggris. 

Beberapa kasus pada pasien yang tidak memiliki riwayat perjalanan menunjukkan kemungkinan varian baru COVID-19 telah mewabah di Amerika Serikat. Sejumlah ahli kesehatan meyakini varian baru itu lebih cepat menular, tetapi adanya vaksin seharusnya dapat melindungi warga dari ancaman virus.

3 dari 4 halaman

Infografis Varian Baru Virus Corona Hantui Inggris:

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: