Sukses

Studi Ini Buktikan Berkebun Bisa Buat Bahagia dan Emosi Lebih Stabil

Liputan6.com, Jakarta - Satu dari tiga rumah tangga diperkirakan memiliki lahan untuk kebun atau sekadar taman bunga.

Popularitas memiliki kebun pribadi semakin meningkat dari hari ke hari. Tidak hanya baik untuk lingkungan, tetapi menurut sebuah penelitian, berkebun dapat meningkatkan kesejahteraan emosional kita dan membuat kita lebih bahagia.

Melansir laman Bright Side, Selasa (8/9/2020), dalam penelitian yang melibatkan 370 orang yang berada di Minneapolis, Amerika Serikat, mereka diminta untuk melaporkan kesejahteraan emosional mereka pada aplikasi yang dikembangkan secara khusus bernama Daynamica setelah terlibat dalam salah satu dari 15 aktivitas dalam program tersebut.

Dari 370 orang tersebut, 118 orang di antaranya terlibat dalam kegiatan berkebun di rumah dan melaporkan tingkat kesejahteraan emosional yang lebih tinggi. 

Untuk semua dari 15 aktivitas yang diberikan, kesejahteraan emosional peserta diukur untuk setiap jenis aktivitas: efek bersih rata-rata, kebahagiaan rata-rata, kebermaknaan rata-rata, dan frekuensi mengalami puncak emosi positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memiliki kebun dan melakukan aktivitas tersebut membuat orang senang, sama halnya seperti bersepeda, berjalan kaki, atau makan di luar. 

2 dari 3 halaman

Kurangi Risiko Penyakit

Tercatat juga bahwa kebahagiaan rata-rata karena berkebun lebih tinggi untuk wanita dan tukang kebun dengan pendapatan rendah. Orang-orang yang memiliki kebun sayur dan bukan kebun hias juga ternyata relatif lebih bahagia.

Selain membuat kita bahagia dan menjaga kesehatan emosional kita, berkebun setiap hari juga membantu menurunkan risiko demensia hingga 36 persen.

Berkebun juga mengurangi masalah yang disebabkan oleh vitamin D yang tidak memadai. Berada di bawah sinar matahari juga melepaskan hormon perasaan senang di tubuh kita, sehingga membuat kita merasa bahagia dan tenang.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini: