Sukses

Negara-Negara dengan Jumlah Hari Libur Nasional Terbanyak

Liputan6.com, Jakarta - Hari libur nasional adalah istilah yang digunakan banyak negara di seluruh dunia yang menandakan bahwa saat itu bukan hari kerja maupun sekolah yang ditetapkan berdasarkan hukum masing-masing negara.

Bukan hanya satu atau dua hari, jumlahnya bisa mencapai puluhan dalam satu tahun. Ada banyak negara di seluruh dunia yang menikmati hak istimewa untuk memiliki banyak hari libur nasional.

Hari libur ini umumnya merupakan peringatan dari peristiwa sejarah penting atau perayaan keagamaan. Perayaan hari libur nasional tiap negara berbeda. Seperti Hari Anak-anak di Turki akan libur. Namun di Indonesia hari itu masyarakat melaksanakan kegiatan normal pada umumnya.

Pertanyaannya, negara mana yang memiliki libur nasional paling banyak di dunia? Seperti dikutip dari laman World Atlas, Jumat (14/8/2020), berikut selengkapnya:

 

2 dari 6 halaman

1. Kamboja

Kamboja memiliki 28 hari libur umum per tahun, jumlah terbesar di dunia. Banyak dari hari libur nasional ini merupakan perayaan keagamaan yang terkait dengan agama Buddha.

Kalender yang digunakan di Kamboja adalah kalender tradisional Khmer yang didasarkan pada pergerakan bulan. Namun, tahun matahari juga dipertimbangkan agar musim dapat menyesuaikan dengan hari dalam setahun. Artinya hari libur dapat berubah setiap tahun.

 

3 dari 6 halaman

2. Sri Lanka

Dengan 25 hari libur, Sri Lanka menikmati jumlah hari libur nasional tertinggi kedua di dunia, sebuah fakta yang dikaitkan dengan populasi multietnisnya dan beragam agama yang diakui.

Meskipun banyak hari libur nasional didominasi oleh agama Buddha, ada juga hari libur untuk menghormati kepercayaan Hindu, Muslim, Katolik, dan Kristen.

Hari Poya adalah hari peringatan Buddhis yang terjadi pada hari-hari saat bulan purnama, setiap bulan lunar. Jadwal kerja pada berbagai hari libur nasional di Sri Lanka berhak dibayar dua kali lipat dari tarif reguler.

 

4 dari 6 halaman

3. India

India adalah negeri yang beragam sehingga banyak festival dirayakan. Namun, tiga hari libur utama adalah Hari Kemerdekaan (15 Agustus), Hari Republik (26 Januari), dan Ulang Tahun Mahatma Gandhi (2 Oktober).

Menurut wilayah demografis negara, ada banyak perayaan hari raya kenegaraan dan keagamaan seperti Diwali, Maha Shivratri, Guru Nanak Jayanti, Vaisakhi, Idul Fitri, Muharram, dan Natal. Perayaan beberapa hari libur bervariasi sesuai dengan adat istiadat setempat juga.

 

5 dari 6 halaman

4. Kolombia

Kolombia memiliki 18 hari libur, 12 di antaranya adalah Hari Libur Katolik dan enam di antaranya adalah Hari Libur Sipil. Hari libur Katolik penting di Kolombia termasuk Palm dan Minggu Paskah. Hari libur sekuler mereka termasuk Tahun Baru, Hari Buruh, Deklarasi Kemerdekaan, dan Hari Columbus.

Dampak Positif dan Negatif Hari Libur

Salah satu keuntungan liburan adalah dapat keluar bersama anggota keluarga dan menghabiskan waktu luang yang berkualitas bersama mereka.

Liburan menguntungkan karena meningkatkan kontak sosial Anda yang tidak dapat dipertahankan selama hari kerja, dan karyawan mendapatkan cukup waktu untuk bersantai.

Di sisi lain, liburan ini juga dapat berdampak buruk bagi perekonomian negara karena transaksi besar di suatu negara, terutama yang terkait dengan perbankan dan sektor keuangan, mungkin terhambat.

6 dari 6 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: