Sukses

Tuduh Istri Selingkuh, Tentara AS Berondong Tembakan ke Mobil dan Rumah Tetangga

Liputan6.com, Amerika Serikat - Seorang anggota Angkatan Darat AS telah mengubah perumahannya yang tenang menjadi lapangan tembak.

Dilansir New York Post, ia menembakkan AR 15-nya ke mobilnya sendiri dan ke rumah tetangga sambil menuduh istrinya yang tidak setia, demikian kata pihak berwenang.

Harold Beard, seorang veteran di Irak dan Afghanistan, diduga mengarahkan senapannya ke luar dari jendela lantai dua rumahnya di Dyker Heights sekitar pukul 12.30 waktu setempat pada 7 Januari 2020, tembakan berlangsung setidaknya 29 kali.

"Istri saya selingkuh," kata Beard (28) kepada polisi. "Saya punya AR-15, saya menembak mobil saya, dan saya menembaknya ke luar jendela," imbuh anggota Angkatan Darat AS itu. 

Tidak ada cedera yang dilaporkan dalam insiden ini.

2 dari 4 halaman

Kata Tetangga

"Untungnya kami berada di belakang karena peluru menembus langsung ke jendela," kata tetangga Beard yang rumahnya juga terkena tembakan, namun menolak menyebutkan namanya.

"Mereka bisa membunuh bayi saya," tambahnya. Ia memiliki tiga anak, termasuk anak berusia 4 tahun.

Tetangga lain menggambarkan pemandangan liar itu - dan bagaimana Beard menghentikannya.

"Aku bangun untuk buang air kecil dan aku melihat semua mobil polisi datang, dan polisi keluar dari mobil itu," kata warga setempat, yang juga menolak menyebutkan namanya.

"Dia sangat tenang," tambah tetangga itu. "Dia mengambil pistol itu terpisah, dan meninggalkannya di teras lalu memanggil polisi untuk dirinya sendiri."

Tetangga itu mengatakan bahwa Beard berasal dari keluarga militer - dengan sejarah pelayanan "sejak zaman kolonial."

3 dari 4 halaman

Tidak Ada Komentar dari Pasukan Angkatan Darat AS

Beard ditangkap dengan tuduhan tindakan bahaya yang sembrono dan kepemilikan senjata secara kriminal. Dia dibebaskan atas dakwaannya dalam tahanan Angkatan Darat, namun ditempatkan dalam kewajiban yang terbatas, menurut Lembaga Bantuan Hukum yang mewakili Beard.

Orang-orang yang terlihat datang dan pergi pada hari Minggu dari rumah Beard, di mana jendela lantai dua masih ditutupi dengan kardus, menolak berkomentar, dan nomor telepon yang terdaftar juga tidak berfungsi.

Tidak jelas apakah pistol itu dikeluarkan militer, atau tidak. Angkatan Darat AS juga tidak menanggapi permintaan komentar.

 

Reporter: Deslita Krissanta Sibuea

 

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading