Sukses

20-7-1982: Serangan Bom Pemberontak IRA Tewaskan 8 Orang di London

Liputan6.com, London - Tepat hari ini tahun 1982, serangan bom yang dilakukan Tentara Republik Irlandia Sementara (Provisional Irish Republican Army, PIRA; umumnya dikenal sebagai IRA) menyebabkan nyawa berjatuhan di London, Inggris.

Dikutip dari laman BBC History, Sabtu (20/7/2019), setidaknya delapan tentara yang bertugas di sebuah acara seremonial tewas dalam dua ledakan bom di pusat kota London.

Tak hanya satu, setidaknya ada beberapa ledakan. Ledakan pertama, di Hyde Park, menewaskan dua tentara dan melukai 23 lainnya.

Sementara itu ledakan kedua, di Regents Park -- kurang dari dua jam kemudian -- menewaskan enam tentara secara cepat dan melukai 24 orang lainnya.

IRA mengakui bahwa mereka adalah pihak yang melakukan serangan. Itu disampaikan dalam sebuah pernyataan.

Tindakan ini dilakukan oleh IRA sebagai upaya mengulangi frasa tentang hak menentukan nasib sendiri dan melanjutkan visi mereka.

Dalam insiden pertama sebuah bom paku di mobil Austin biru diledakkan ketika anggota Kavaleri berjalan menuju pergantian penjaga dari barak mereka di Knightsbridge.

Tak hanya manusia, setidaknya tujuh kuda terbunuh dan mengalami cacat parah.

 

2 dari 2 halaman

Serangan Kedua

Perangkat lain meledak di bawah panggung di Regents Park ketika Royal Green Jackets memainkan musik di hadapan 120 orang penonton.

Para ahli anti-teroris percaya bom kedua telah ditanam beberapa sebelum diledakkan dan dipicu oleh penghitung waktu.

Pada saat kejadian, para pelaku dan orang-orang yang ada di hotel bergegas membantu. Tetapi polisi melarang, lantaran pihaknya juga ingin mencari perangkat ledakan dan tak ingin ada ledakan ketiga.

Sebagian besar yang terluka dirawat di Rumah Sakit Westminster. Perdana menteri Inggris dan Irlandia mengutuk serangan IRAsebagai "kejahatan tak berperasaan dan pengecut" dan "tindakan tidak manusiawi".

Pada tanggal yang sama tahun 2012, pria bersenjata menembaki bioskop di Aurora, Colorado, AS yang tengah memutar film Batman: The Dark Knight Rises. 12 orang tewas dan 70 lainnya luka dalam insiden tersebut.

Sementara pada 20 Juli 1969, Apollo 11 mendarat di Bulan. Neil Armstrong menjadi manusia pertama yang menjejakkan kaki di Bulan.

Loading
Artikel Selanjutnya
Utusan China: Kami Punya Kekuatan untuk Padamkan Kerusuhan di Hong Kong
Artikel Selanjutnya
Dubes Owen Jenkins Pastikan Hubungan RI-Inggris Tak Terdampak Brexit