Sukses

Beri Penghormatan Terakhir kepada George HW Bush, Begini Reaksi Anjing Pelayannya

Liputan6.com, Washington DC - Sully, anjing yang setia melayani George Herbert Walker Bush atau dikenal sebagai George HW Bush, kembali mendapatkan sorotan media massa lokal dan internasional.

Dalam sebuah video yang dipublikasikan oleh Time, hewan tersebut tampak ikut serta mendampingi jenazah majikannya, saat peti mati presiden ke-41 Amerika Serikat itu berada di Gedung Capitol pada Selasa, 4 Desember waktu setempat.

Anjing ras Labrador tersebut sebelumnya menjadi pendamping Bush pada Juni lalu, saat istrinya, Barbara Bush, wafat. Sully, yang berusia 2 tahun, dilaporkan akan tinggal bersama keluarga Bush setelah pemakaman kenegaraan dilaksanakan pada Rabu, 5 Desember.

Sebuah foto yang menampilkan Sully sedang duduk tergeletak di samping peti mati Bush menjadi viral setelah mantan juru bicara kepresidenan, Jim McGrath, mengunggahnya ke Twitter pada hari Minggu.

"Misi selesai," tulis McGrath, sebagaimana dikutip dari Time, Rabu (5/12/108), sembari diikuti #Remembering41.

Usai mengantarkan peti mati Bush ke Gedung Capitol, binatang terlatih itu kemudian dipandu oleh manajer America’s VetDogs, Valerie Cramer, untuk memberikan penghormatan terakhir. Sully tampak mengenakan rompi dengan motif bendera Amerika yang dihiasi dengan namanya.

Sully sendiri dilatih oleh America’s VetDogs untuk membantu George HW Bush--yang mengidap penyakit parkinson dan menggunakan kursi roda sejak 2012--untuk membantu Bush melakukan kegiatan-kegiatan ringan, seperti mengambil barang dan membuka pintu.

Namun, ajudan Evan Sisley mengatakan kepada AP pada Juni lalu bahwa Sully telah menjadi teman yang luar biasa bagi Bush.

Setelah layanan pemakaman selesai, Sully akan bergabung dengan Walter Reed National Military Medical Center atau Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di Bethesda, Maryland, untuk membantu veteran lainnya.

Demikian seperti yang ditulis oleh putra George HW Bush yang merupakan presiden ke-43 Amerika Serikat, George W. Bush, di Instagram pada Senin, 3 Desember. Sully akan membantu tentara yang terluka dan personel yang menjalani terapi fisik dan okupasi, menurut America’s VetDogs.

"Keluarga kami akan sangat merindukan anjing ini, kami senang mendengar kabar bahwa dia akan mendapatkan rumah baru, Walter Reed, dari 41," ujar George W. Bush di akunnya @geirgewbush.

 

Saksikan video pilhan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Penghormatan Terakhir Donald Trump

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Ibu Negara, Melania Trump, telah memberikan penghormatan terakhir kepada Presiden George HW Bush saat jenazah almarhum disemayamkan di Rotunda Gedung Kongres AS (US Capitol Rotunda) pada Senin, 3 Desember 2018 malam waktu setempat.

Trump melakukan kunjungan singkat ke Rotunda, di mana masyarakat dapat mengunjungi peti mati presiden ke-41 AS itu, sampai mendiang dimakamkan pada Kamis, 6 Desember 2018 di tanah kelahirannya di Negara Bagian Texas, demikian seperti dikutip dari BBC, Selasa, 4 Desember.

Donald Trump, yang memiliki riwayat bentrok di masa lalu dengan keluarga Bush, akan menghadiri upacara pemakaman pendahulunya itu.

Jenazah Bush tiba dari rumahnya di Texas ke Rotunda Kongres AS pada Senin malam, disambut oleh 21 letupan senjata (tradisi AS untuk figur berjasa yang meninggal).

Dalam sebuah pidato menyambut jenazah George HW Bush, Ketua House of Representatives (lower-chamber Kongres) Paul Ryan mengatakan: "Di sini ada seorang yang hebat", menambahkan bahwa "tidak ada yang lebih baik menyelaraskan sukacita hidup dan kewajiban hidup".

Ryan mengatakan Bush adalah "pemimpin yang hebat dan orang yang baik, jiwa yang lembut dari tekad yang kuat".

Pemimpin mayoritas Senat (upper-chamber Kongres) Mitch McConnell mengatakan: "Melalui Perang Dingin dan runtuhnya Uni Soviet, dia membuat kita tetap di jalur. Ketika aturan hukum diperlukan membela di Teluk Persia, dia membuat kita tetap di jalur."

Dari Texas ke Washington, Bush 'menumpang' di Air Force One --pesawat kepresidenan AS-- untuk terakhir kalinya, yang khusus pada saat itu, berganti nama menjadi Special Air Mission 41, sebagai penghormatan kepada mendiang presiden.

Bush senior, yang menjabat sebagai presiden AS ke-41 antara 1989 dan 1993, telah menerima pengobatan untuk penyakit Parkinson dan telah dirawat di rumah sakit dengan infeksi darah pada April 2018.

Masyarakat akan dapat memberikan penghormatan di rotunda hingga ia disemayamkan untuk didoakan di National Cathedral di Washington DC pada Rabu 5 Desember 2018. Tanggal itu ditetapkan oleh Trump sebagai hari berkabung nasional. The New York Stock Exchange dan Nasdaq juga akan ditutup pada hari itu untuk menghormatinya.

Usai disemayamkan, Bush senior akan dimakamkan pada Kamis 6 Desember 2018 di negara bagian tanah kelahirannya, Texas, tepatnya di George HW Bush Presidential Library and Museum. Istri Bush, Barbara, yang tutup usia lebih dulu pada delapan bulan lalu, juga dimakamkan di sana.

Bush senior, ayah dari Presiden ke-43 AS George W Bush, meninggal di usia 94 tahun di Houston, Texas, pada 30 November 2018 malam waktu setempat.

Sebuah pernyataan dari satuan tugas militer gabungan yang mendukung berbagai peristiwa di seputar pemakaman kenegaraan menjanjikan akan memberikan "sebuah penghormatan kelas satu" kepada almarhum George HW Bush.

Artikel Selanjutnya
AS Serukan Eropa untuk Jatuhkan Sanksi Tersendiri ke Iran
Artikel Selanjutnya
Dewan Keamanan PBB Gelar Pertemuan Tertutup Terkait Tes Rudal Iran