Sukses

Penghormatan Terakhir Donald Trump untuk Presiden AS ke-41, George HW Bush

Liputan6.com, Washington DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara, Melania Trump, telah memberikan penghormatan terakhir kepada Presiden George HW Bush saat jenazah almarhum disemayamkan di Rotunda Gedung Kongres AS (US Capitol Rotunda) pada Senin 3 Desember 2018 malam waktu setempat.

Trump melakukan kunjungan singkat ke Rotunda, di mana masyarakat dapat mengunjungi peti mati presiden ke-41 AS itu, sampai mendiang dimakamkan pada Kamis 6 Desember 2018 di tanah kelahirannya di Negara Bagian Texas, demikian seperti dikutip dari BBC, Selasa (4/12/2018).

Donald Trump, yang memiliki riwayat bentrok di masa lalu dengan keluarga Bush, akan menghadiri upacara pemakaman pendahulunya itu.

Jenazah Bush tiba dari rumahnya di Texas ke Rotunda Kongres AS pada Senin malam, disambut oleh 21 letupan senjata (tradisi AS untuk figur berjasa yang meninggal).

Dalam sebuah pidato menyambut jenazah George HW Bush, Ketua House of Representatives (lower-chamber Kongres) Paul Ryan mengatakan: "Di sini ada seorang yang hebat", menambahkan bahwa "tidak ada yang lebih baik menyelaraskan sukacita hidup dan kewajiban hidup".

Presiden AS Donald Trump dan Melania Trump memberikan penghormatan terakhir kepada George HW Bush di Gedung Capitol, Washington, Senin (3/12). Jenazah Presiden ke-41 AS itu disemayamkan di Rotunda Capitol Hill selama beberapa hari. (MANDEL NGAN/ AFP)

Ryan mengatakan Bush adalah "pemimpin yang hebat dan orang yang baik, jiwa yang lembut dari tekad yang kuat".

Pemimpin mayoritas Senat (upper-chamber Kongres) Mitch McConnell mengatakan: "Melalui Perang Dingin dan runtuhnya Uni Soviet, dia membuat kita tetap di jalur. Ketika aturan hukum diperlukan membela di Teluk Persia, dia membuat kita tetap di jalur."

Dari Texas ke Washington, Bush 'menumpang' di Air Force One --pesawat kepresidenan AS-- untuk terakhir kalinya, yang khusus pada saat itu, berganti nama menjadi Special Air Mission 41, sebagai penghormatan kepada mendiang presiden.

Bush senior, yang menjabat sebagai presiden AS ke-41 antara 1989 dan 1993, telah menerima pengobatan untuk penyakit Parkinson dan telah dirawat di rumah sakit dengan infeksi darah pada April 2018.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan First Lady, Melania Trump memberikan penghormatan terakhir di depan peti jenazah George HW Bush di Gedung Capitol, Washington, Senin (3/12). (Pool photo by Morry Gash via AP)

Masyarakat akan dapat memberikan penghormatan di rotunda hingga ia disemayamkan untuk didoakan di National Cathedral di Washington DC pada Rabu 5 Desember 2018. Tanggal itu ditetapkan oleh Trump sebagai hari berkabung nasional. The New York Stock Exchange dan Nasdaq juga akan ditutup pada hari itu untuk menghormatinya.

Usai disemayamkan, Bush senior akan dimakamkan pada Kamis 6 Desember 2018 di negara bagian tanah kelahirannya, Texas, tepatnya di George HW Bush Presidential Library and Museum. Istri Bush, Barbara, yang tutup usia lebih dulu pada delapan bulan lalu, juga dimakamkan di sana.

Bush senior, ayah dari Presiden ke-43 AS George W Bush, meninggal di usia 94 tahun di Houston, Texas, pada 30 November 2018 malam waktu setempat.

Sebuah pernyataan dari satuan tugas militer gabungan yang mendukung berbagai peristiwa di seputar pemakaman kenegaraan menjanjikan akan memberikan "sebuah penghormatan kelas satu" kepada almarhum George HW Bush.

 

Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Trump Mengenang Sosok George HW Bush

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan First Lady, Melania Trump menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mantan Presiden AS, George HW Bush.

Pernyataan ini disampaikan oleh Donald Trump di tengah kunjungannya ke Argentina untuk menghadiri KTT G-20.

Lewat akun resmi Twitter-nya, Presiden AS ke-45 tersebut menilai jika George HW Bush sosok yang pemimpin yang kuat. Trump memuji cara pikir dan kepemimpinan hebat yang dilakukan oleh Bush semasa menjabat.

Berikut ini petikannya:

 

Melania dan saya serta seluruh warga negara turut berduka atas kepergian mantan Presiden AS George HW Bush yang meninggal tadi malam.

Sosoknya yang cerdas, serta komitmennya yang teguh terhadap iman, keluarga dan negara, Presiden Bush mengilhami banyak generasi untuk melayani publik.

Presiden Bush selalu menemukan cara untuk menetapkan standar yang lebih tinggi. Sewaktu muda, ia pernah menjadi kapten tim bisbol Yale dan kemudian melanjutkan pelayanan sebagai penerbang termuda di Angkatan Laut Amerika Serikat selama Perang Dunia II. Di kemudian hari, ia naik menuju puncak politik Amerika Serikat sebagai anggota Kongres dari Texas, utusan ke China, Direktur Intelijen Pusat, Wakil Presiden mendampingi Presiden Ronald Reagan, dan akhirnya menjadi Presiden Amerika Serikat.

Dengan penilaian yang baik, akal sehat dan kepemimpinannya tak tergoyahkan, Presiden Bush membimbing bangsa kita dan dunia menuju akhir Perang Dingin yang damai dan penuh kemenangan. Sebagai Presiden, ia mengatur panggung kemakmuran selama puluhan tahun. Lewat pencapaian ini, ia tetap rendah hati, mengikuti panggilan hati dan memberikan layanan yang jelas.

Segala pelayanannya kepada negara akan terus diingat. Terutama pengabdiannya kepada keluarga, termasuk cinta dalam hidupnya yaitu Barbara. Teladannya akan terus hidup dan mampu menggerakkan orang Amerika Serikat di masa depan.

Hati kami sakit dan kehilangan. Kami rakyat Amerika Serikat mengirimkan doa kepada kelurga Bush. Kami akan selalu menghormati warisannya.

 

Artikel Selanjutnya
Demi Setop Persaingan Senjata, Trump Siap Bicara dengan Putin dan Xi Jinping
Artikel Selanjutnya
Donald Trump Bikin Pejabat AS - China Gamang soal Gencatan Perang Dagang