Sukses

Serangan Penikaman Merajalela di Inggris, Ada Apa?

Liputan6.com, London - Seorang pria di London utara menjadi korban penikaman. Insiden ini adalah kekerasan terbaru dalam serangkaian kejahatan pisau di Inggris.

Korban, diyakini berusia 30-an, ditemukan dengan beberapa luka tikam di Crouch Hill di Haringey. Sejauh ini kondisinya belum diketahui pasti.

Polisi ibu kota Inggris kemudian menyelidiki peristiwa tersebut, namun tidak bisa melakukan penangkapan.

Sebelumnya, seperti dikutip dari Daily Mail, Minggu (11/11/2018), dua orang terluka dalam perkelahian enam orang di luar bioskop di East Grinstead, Sussex pada pukul 17.30. Diyakini mereka ditikam tetapi luka mereka tidak mengancam jiwa.

Siang harinya, seorang pria dilaporkan mengayun-ayunkan pedang di sebuah jalan dan diamankan polisi dengan senjata kejut. Pria itu terlihat bertindak tidak menentu dengan senjata tajam sehingga mengancam banyak orang di Basildon, Essex pada pukul 14.35.

Polisi meminta pria itu menjatuhkan senjata tajamnya, namun ia menolak sehingga polisi terpaksa menyerangnya dengan senjata kejut.

Gambar-gambar dramatis yang beredar di media sosial menunjukkan pria itu terbaring di tanah dan terlihat pula sebilah pedang yang dibawanya.

Saksi bernama Rupan Shan mengatakan pada salah satu media InggrisEssex Live: 'Kami melihat seorang pria di luar dengan pedang besar.

"Kami memanggil polisi dan mereka ada di sini dalam hitungan menit. Kami diberitahu untuk mengunci toko oleh polisi, demi keamanan pelanggan kami mengunci mereka di dalam."

"Ada anak-anak di sini. Kami semua sangat terkejut melihat insiden itu".

Seorang juru bicara untuk Polisi Essex mengatakan: “Kami dipanggil pada pukul 14.35 sore hari Sabtu, 10 November terkait keberadaan seorang pria di daerah Rectory Road dari Pitsea yang dilaporkan memiliki pedang dan membahayakan."

"Petugas sudah tiba dan seorang pria ditahan."

 

Saksikan juga video berikut ini:

 

2 dari 2 halaman

Serangkaian Serangan Penusukan

Serangan penusukan mematikan ini merupakan yang terbaru dan tercatat menjadi yang ke-250 di Inggris tahun ini. Lima di antaranya terjadi dalam sembilan hari terakhir di London.

Peristiwa ini juga meningkatkan jumlah investigasi pembunuhan di London menjadi 119 tahun ini.

Peristiwa penikaman sebelumnya dialami seorang pemuda Rumania. Ia meninggal dunia tiga pekan setelah pindah ke Inggris.

Beniamin Pieknyi yang berusia 21 tahun, adalah korban ke-42 yang tewas dalam gelombang kekerasan yang Wali Kota Sadiq Khan baru-baru ini peringatkan akan membutuhkan 'satu dekade' untuk mengatasinya.

Serangan terhadap pemuda Rumania itu terjadi setelah tiga orang ditusuk dalam insiden terpisah di London, dalam kurun waktu 24 jam ketika para petugas juga meluncurkan penyelidikan pembunuhan di Birmingham.

Kemudian seorang pria diterbangkan ke rumah sakit dalam kondisi 'serius' setelah ditemukan dengan luka tusuk di Hackney, London Timur. Sesaat sebelum jam 14.00 waktu setempat, pada hari Rabu.

Sementara seorang remaja laki-laki mengalami luka yang mengancam jiwa dalam serangan pisau yang terjadi dua jam sebelumnya di sisi lain London, di Shepherd's Bush.

Polisi kemudian menangkap tiga orang yang dicurigai melakukan pembunuhan di Birmingham, setelah seorang pria ditemukan tewas di jalan pada Selasa malam.

Loading
Artikel Selanjutnya
Banyak yang Tajir, Kota Ini Jadi 'Markas' Supercar di Seluruh Dunia
Artikel Selanjutnya
10.000 Obor Menghiasi Malam Peringatan 100 Tahun Perang Dunia I di London