Sukses

Pelangi 9 Jam di Taiwan Pecahkan Rekor Dunia

Liputan6.com, Taipei - Penampakan pelangi selama sembilan jam di Taiwan akhirnya memecahkan rekor dunia. Guinness World Record mencatatnya sebagai pelangi terlama yang pernah ada, demikian menurut laporan media lokal.

Seperti dikutip dari Asia One, Sabtu (17/3/2018), banyak orang merasa beruntung bisa melihat pelangi tersebut. Akhirnya mereka berpikir bahwa fenomena tersebut tak hanya bisa berlangsung sesaat seperti sebelumnya.

Dua profesor di Taipei menemukan pelangi sembilan jam itu pada 30 November 2017 lalu.

Profesor dari kampus Chinese Culture University's Department of Atmospheric Science (CCU) itu lalu mendokumentasikan pertunjukan cahaya warna-warni paling lama yang pernah ada.

Pelangi tersebut menghiasi langit dari pukul 06.57-15.55, atau dengan kata lain terlihat hingga nyaris sembilan jam.

"Rasanya seperti hadiah dari langit ... sangat langka!" ujar salah satu profesor, Chou Kun-hsuan.

Foto yang diunggah di halaman Facebook universitas tersebut menunjukkan lengkungan warna-warni di atas bangunan kampus berarsitektur gaya China. Latar tanaman hijau nan subur semakin membuat pemandangan sangat indah.

"Dan tidak hanya ada satu, tapi empat - dua pelangi primer dan dua supernumerary," menurut Chou.

Untuk menorehkan rekor sebagai pelangi terpanjang versi Guinness World Record, para profesor mengumpulkan lebih banyak bukti dari para saksi fenomena pelangi tak biasa di kampus hari itu.

1 dari 2 halaman

Upacara Resmi

Seperti diberitakan Taiwan News, anggota komite Guinness World Records akan mengadakan upacara resmi pada 17 Maret 2018 di Chinese Culture University (CCU) untuk mencatat Taiwan sebagai pemegang rekor pelangi terlama di dunia.

Pelangi yang terlihat pada 30 November 2017 oleh Chou Kun-hsuan dan Liu Ching-huang (profesor) di Departemen Ilmu Atmosfer di CCU, dari atap Gedung Dayi di kampus CCU.

Menurut Chou, pelangi dimulai pada pukul 06.57 dan berlangsung sampai jam 15.55, atau 8 jam 58 menit.

Dengan pencatat tersebut, pelangi Taiwan mengalahkan rekor sebelumnya di Wetherby, Yorkshire, Inggris pada 14 Maret 1994. Fenomena itu tercatat berlangsung dari pukul 09.00 sampai 15.00.

Anggota panitia Guinness World Record, Kepala Biro Cuaca Pusat, profesor dan mahasiswa CCU, Direktur Biro Pariwisata Kota Taipei, dan Direktur Layanan Taman Nasional Gunung Yangming akan menghadiri upacara peresmian rekor tersebut.

Ini adalah pertama kalinya Taiwan menerima rekor dunia untuk fenomena ilmu pengetahuan alam.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
17-3-1906: Gempa Mematikan Mengguncang Taiwan
Artikel Selanjutnya
Pasang Bendera Taiwan di Peta China, TV Singapura Minta Maaf