Sukses

20-2-1985: Alat Kontrasepsi Dijual Bebas di Irlandia

Liputan6.com, Dublin - Dalam sebuah hasil pemungutan suara kontroversial pada 20 Februari 1985, Pemerintah Irlandia memutuskan untuk menentang Gereja Katolik yang berpengaruh kuat, dengan menyetujui dijualnya alat kontrasepsi secara bebas.

Hingga 1979, hukum Irlandia melarang adanya impor dan penjualan alat kontrasepsi. Pada kasus 1973, Mahkamah Agung mengatakan bahwa penggunaan alat kontrasepsi merupakan hak konstitusional perkawinan.

Namun atas tekanan masyarakat konservatif dan pihak gereja, undang-undang yang bercermin dari keputusan MA itu gagal terwujud.

Pada November 1980, Undang-Undang Kesehatan soal Keluarga Berencana ditandatangani. Lewat UU tersebut, dipastikan bahwa alat kontrasepsi dapat dijual oleh apoteker terdaftar kepada pelanggan yang memiliki resep dokter yang valid.

Meski demikian, banyak orang menganggap bahwa hukum itu masih terlalu ketat. Selama beberapa tahun berikutnya, sebuah gerakan menuntut agar alat kontrasepsi lebih mudah didapat.

Dimuat dalam History, Gerakan tersebut pun menyebabkan perpecahan di dalam dan di luar Dail, parlemen utama Irlandia. Demikian Today in History pada Selasa (20/2/2018).

Ketika pemerintah memperdebatkan perubahan tersebut, pihak gereja memperingatkan bahwa peningkatan akses terhadap alat kontrasepsi akan mendorong mundurnya moral masyarakat Irlandia -- meningkatnya jumlah anak-anak yang lahir di luar pernikahan, aborsi, dan penyakit kelamin.

Pada malam pemungutan suara yang dilakukan pada awal 1985. Uskup Agung Dublin mengklaim bahwa undang-undang tersebut akan mengirim Irlandia kepada kemerosotan moral.

Beberapa politisi Irlandia bahkan diancam dengan kekerasan jika setuju mengesahkan undang-undang yang memperbolehkan dijualnya alat kontrasepsi secara bebas.

 

1 dari 2 halaman

Hasil Pemungutan Suara

Pada 20 Februari 1985, koalisi Fine Gael dan Partai Buruh yang dipimpin oleh Dr Garret FitzGerald mengalahkan pihak oposisi Partai Fianna Fail, dengan hasil akhir 83-80.

Undang-Undang baru tersebut membuat alat kontrasepsi non-medis, seperti kondom, dapat dibeli di apotek tanpa harus menggunakan resep kepada mereka yang berusia di atas 18 tahun.

Meski masih ilegal untuk mengiklankan kontrasepsi dan penggunaan pil KB tetap dibatasi, pemungutan suara itu menandai titik balik utama dalam sejarah Irlandia.

Selain peristiwa di Irlandia, tanggal yang sama pada 1962 astronot asal Amerika Serikat, John Gleen berhasil menyelesaikan misi luar angkasa dengan melakukan rotasi mengitari Bumi.

Dengan menggunakan pesawat luar angkasa "Friendship Seven", Gleen berhasil memutari Bumi sebanyak tiga kali dengan jarak keseluruhan 130 ribu km dan kecepatan 27.000 km per jam.

Pada 20 Februari 2003, konser grup musik rock Great White di West Warwick, Rhode Island, Amerika Serikat menelan 100 nyawa. Termasuk sang gitaris.

Seluruh korban yang meregang nyawa dalam musibah kebakaran besar di konser maut itu, diakibatkan terjebak di dalam kelab malam Station.

Artikel Selanjutnya
19-2-1978: Baku Tembak Militer Mesir Vs Siprus di Bandara Larnaca
Artikel Selanjutnya
17-2-1947: Di Tengah Perang Dingin, Siaran Radio AS Menyusup ke Uni Soviet