Sukses

Air Laut Terkontaminasi Radiasi Nuklir

Liputan6.com, Tokyo: Hasil pemeriksaan sampel Jumat (25/3) pagi waktu setempat menunjukkan kadar radiasi air laut di sekitar reaktor Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau PLTN Fukushima Daiichi, Jepang, 1.250 kali lebih tinggi dari ambang batas aman. Sampel air diambil sekitar 300 meter dari bibir pantai.

NISA atau Badan Keselamatan Nuklir dan Industri Jepang, Sabtu (26/3), menyatakan radiasi akan berkurang oleh sebaran gelombang air laut dan tidak mengakibatkan ancaman langsung terhadap warga. NISA juga merekomendasikan penangkapan ikan dalam radius 20 kilometer dari perairan, yang teradiasi tidak diperbolehkan.

Sementara itu, pemakaman korban gempa dan tsunami terus dilakukan. Namun karena fasilitas kremasi jenazah banyak yang rusak serta banyaknya korban tewas, maka penguburan jenazah menjadi alternatif yang terbaik. Hingga kemarin petang, jumlah korban tewas bertambah 10.418 jiwa. Sementara 17 ribu korban lainnya dinyatakan hilang.(BOG)