Sukses

Kapal Selam Perang Dunia II Menjadi 'Kuburan' 71 Awaknya

Liputan6.com, Sardinia - Sebuah bangkai kapal selam masa Perang Dunia II ditemukan tergeletak di dasar laut lepas pantai Sardinia. Jasad 71 orang awaknya diduga masih berada di dalam ruang kedap udara dalam kapal selam tersebut.

Tim pemburu bangkai kapal dari Genoa di bawah pimpinan Massimo Domenico Bordone mendapatkan lokasi tempat peristirahatan terakhir kapal selam HMS P 311, suatu kapal selam kelas-T milik Kerajaan Inggris. 

Dikutip dari The Local pada Jumat (27/5/2016), kapal selam itu ditemukan pada kedalaman 100 meter, tidak jauh dari pula Tavolara, pada arah timur laut dari pantai Sardinia.

Bordone yakin telah mendapatkan lokasi kapal itu ketika bayangan bangkai sepanjang 84 meter dengan lebar 8 meter itu terlihat dari kedalaman 80 meter.

Sebuah kapal selam tempur pada masa Perang Dunia II ditemukan lagi. Jasad seluruh awak kapal selam masih ada di dalamnya. (Sumber  La Nuova Sardegna)

Katanya kepada haran La Nuova Sardegna, "Saya langsung membayangkan nasib para awak yang meninggal di bawah sana."

Ia melanjutkan, "Itulah nasib yang dialami bersama oleh para kelasi, apalagi dalam kapal selam, selagi berperang di dua sisi pada saat konflik."

HMS P 311 meninggalkan pulau Malta pada 28 Desember 1942 dengan tugas menghancurkan kapal perang Trieste dan Gorizia milik Italia, yang saat itu sedang buang sauh di pelabuhan La Maddalena. Pulau itu terletak di timur laut pantai Sardinia.

Namun demikian, kapal selam itu hilang tanpa jejak setelah mengirimkan sinyal pada 31 Desember 1942. Kapal itu seharusnya melapor lagi pada 8 Januari 1943, namun tidak tampak di pangkalan dan dianggap telah tenggelam.

Ada dugaan kapal selam itu tenggelam setelah menabrak ranjau di teluk Olbia sekitar tanggal 2 Januari 1943.

Sebuah kapal selam tempur pada masa Perang Dunia II ditemukan lagi. Jasad seluruh awak kapal selam masih ada di dalamnya. (Sumber  La Nuova Sardegna)

Bangkai kapal selam itu masih dalam kondisi sangat baik. Hanya moncongnya saja yang rusak karena ledakan. Walaupun begitu, para pakar mengatakan bahwa ruang bagian dalamnya tidak terbenam ketika kapal sedang karam.

"Sepertinya kapal selam itu tenggelam dengan udara yang tersegel di dalamnya, dengan demikian para awaknya kemudian meninggal karena kekurangan oksigen," kata Bordone.

"Penting untuk menaruh hormat setinggi-tinggi bagi bangkai kapal dalam kasus seperti ini."

Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengatakan kepada The Local bahwa HMS P 311 sebisa mungkin tidak dipindahkan dari tempat peristirahatan terakhirnya, baik ada atau tidak ada jasad-jasad yang tersimpan di dalamnya.

"Bangkai kapal hanya diangkat jika ada alasan-alasan sangat meyakinkan dari segi sejarah ataupun operasional," kata jurubicara Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

"Setelah kapal militer tenggelam, ia menjadi kuburan era perang dan dibiarkan di mana ia tergeletak."

Sebuah kapal selam tempur pada masa Perang Dunia II ditemukan lagi. Jasad seluruh awak kapal selam masih ada di dalamnya. (Sumber  La Nuova Sardegna)

Loading