Sukses

Pemimpin Boko Haram Tewas Tertembak

Liputan6.com, Maiduguri: Mohammed Yusuf ditembak mati saat hendak melarikan diri. Pernyataan resmi pemerintah tersebut disampaikan beberapa jam setelah polisi mengumumkan telah berhasil menangkap Mohammed Yusuf di Kota Maiduguri, ibukota Negara Bagian Borno, Nigeria Utara, Kamis (30/7) waktu setempat. Saat berada dalam penjagaan polisi, Yusuf (39) berusaha melarikan diri sehingga polisi terpaksa menembaknya. Pemimpin kelompok radikal Islam Boko Haram itu pun akhirnya dinyatakan tewas. Sebelumnya, militer juga sempat mengumumkan tewasnya salah satu pimpinan, yang kemudian diketahui bernama Bukar Shekau wakil Mohammed Yusuf. Bukar Shekau tewas saat militer menggempur markas kelompok bersenjata itu.

Kelompok radikal Islam Boko Haram yang diperkirakan memiliki lebih dari 1000 orang pengikut militan itu menyatakan diri melawan pemerintah yang dianggap pro-Barat. Kaum militan itu bukan hanya merusak dan membakar gedung-gedung pemerintah, tapi juga menyerang pos-pos polisi di kawasan Negeria Utara. Para pendukung kelompok itu telah memicu kerusuhan di wilayah Nigeria timur laut, hingga menewaskan sedikitnya 300 orang dalam 5 hari terakhir. Kelompok ini menginginkan Nigeria menggunakan dan memberlakukan udang-undang syariah Islam seperti Taliban.

Pemicu kerusuhan lainnya, selain pemerintah yang lebih pro-Barat, adalah pemerintahan yang sangat korup dan juga disebut-sebut pasukan keamanan Nigeria sendiri selama ini memiliki reputasi buruk lantaran kerap melakukan tindakan brutal dan pembunuhan sewenang-wenang[baca: Militer Pemerintah Kuasai Keadaan].(IRN/VIN)