Sukses

Skandal Suap Diduga Penyebab Roh Bunuh Diri

Liputan6.com, Seoul: Mantan Presiden Korea Selatan, Roh Moo-Hyuun bunuh diri dengan cara melompat dari tebing saat melakukan pendakian di Pegunungan Gimhae. Hal ini terungkap setelah pengacara Roh membeberkan sebuah catatan bunuh diri yang ditujukan kepada keluarganya dan telah disiarkan televisi MBC Korea.

Dalam catatan yang dilansir oleh MBC Korea, Roh menuturkan kehidupan yang ia jalani sangat sulit. Roh juga meminta maaf karena telah membuat banyak orang menderita. Ia juga meminta mayatnya untuk dikremasi dan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Bongha.

Jenazah Roh tiba di Bongha, Sabtu (23/5) sore. Ribuan pendukungnya menangisi peti jenazah yang diselimuti kain merah itu. Di Seoul sekitar 500 orang menyalakan lilin dan membakar bunga chrisan putih sebagai simbol duka cita.

Sebelumnya, Badan Kepolisian Nasional Korsel menyatakan kematian Roh diduga karena terjatuh saat mendaki gunung di kawasan Gimhae. Roh mengembuskan napas terakhir pukul 08.15 waktu setempat saat dilarikan ke sebuah rumah sakit di Kota Busan. Roh diduga melompat dari tebing pukul 06.40 waktu setempat.

Upaya bunuh diri Roh diduga erat kaitannya dengan skandal suap yang dilakukan dirinya dengan pengusaha setempat ketika menjabat sebagai Presiden. Roh diduga mengeruk uang suap sebesar US$ 6 juta atau sekitar Rp 61 miliar. Roh juga mengakui istrinya menerima uang sejumlah satu juta dolar AS atau Rp 10 miliar lebih dari Park Yeon Cha, seorang pengusaha sepatu.

Roh menjabat Presiden Korsel dari tahun 2003 hingga 2008. Mantan pengacara hak asasi manusia itu pernah membanggakan dirinya sebagai pejabat yang bersih dalam sejarah pemerintahan Korsel yang penuh dengan korupsi.(IAN)